Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjelasan Ilmiah Fenomena Ngantuk Saat Puasa

Solopos.com , Jurnalis-Senin, 20 Mei 2019 |00:45 WIB
Penjelasan Ilmiah Fenomena <i>Ngantuk</i> Saat Puasa
Ilustrasi mengantuk saat puasa
A
A
A

Saat sedang berpuasa, kebanyakan orang sering menunda jam tidur agar memiliki banyak waktu untuk makan, minum, bercengkrama, atau melakukan berbagai aktivitas lain di malam hari. Kebiasaan mengemil di malam hari yang meningkat serta menurunnya aktivitas fisik seperti olahraga di pagi hari itulah yang menyebabkan gangguan tidur.

Berbagai hasil penelitian menyebut, menunda waktu tidur satu jam saat puasa menimbulkan rasa kantuk di siang hari. Rasa kantuk biasanya datang pada pukul 14.00 sampai 16.00. Inilah sebabnya banyak orang merasa sangat lemas hingga akhirnya terlelap saat sedang bekerja. Kondisi ini umumnya kembali normal setelah 10 hari berpuasa.

Tapi apapun kondisinya, puasa tidak boleh menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Lantas, bagaimana cara agar tetap bugar sepanjang hari selama berpuasa? Dilansir Pop Sugar, langkah awal menjaga performa tubuh saat berpuasa adalah mengatur jadwal tidur. Kurang tidur membuat tubuh merasa memiliki utang sehingga mengantuk di siang hari.

Sebisa mungkin hindari paparan sinar matahari saat puasa yang membuat tubuh cepat lemas. Batasi juga penggunaan gadget yang membuat mata lelah. Terakhir, atur pola makan selama berpuasa. Pastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup.

(Muhammad Saifullah )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement