nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demi Jalan Dakwah, Maryanti Tegar Relakan Kepergian Sang Ayah

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Rabu 29 Mei 2019 15:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 29 615 2061846 demi-jalan-dakwah-maryanti-tegar-relakan-kepergian-sang-ayah-EaA7tH9fIU.jpg Daiyah Ustazah Maryanti

“Saya terpukul mendengar kabar ayahanda saya meninggal dunia. Baru hari ke sepuluh saya bertugas di Hong Kong,” aku Ustazah Maryanti (36), salah satu Daiyah Ambasador Cordofa (Corps Dai Dompet Dhuafa).

Kabar duka tersebut datang saat ustazah Maryanti selesai melakukan ta’lim di Yuen Loong. Perasaan tidak enak, ingin segera pulang ke shelter untuk istirahat. Sesampainya di shelter, kabar tersebut datang 10 menit kemudian.

Namun Ustazah Maryanti memutuskan untuk tetap berada di Hong Kong, dengan tegar ia melanjutkan tugas dakwahnya dan ikhlas merelakan sang ayahanda. Ia ungkapkan, “sebelum berangkat bapak saya bilang bahwa ia senang saya bertugas di Hong Kong, dapat bermanfaat lebih luas lagi. Insya Allah dengan saya di sini menjadi wasilah pahala mengalir untuk beliau. Jadi untuk apa memperpanjang kesedihan, lebih baik saya tetap doakan beliau.”

Ustazah Maryanti tengah memberikan tausiyah di Hong Kong

Kesempatan yang langka juga sebagai prinsip untuk membuktikan bahwa berdakwah di Hong Kong adalah cara terbaik juga sebagai ladang pahala untuk harapan sang ayahanda, merupakan harapan terbesar pendakwah asal Bekasi, Jawa Barat, kini.

Selain itu baru kali ini pula ia berjauhan dengan keluarga, agar menjaga hubungan maka tetap rutin berkomunikasi. “Tidak terbiasa jauh, namun Alhamdulillah, suami dan anak-anak sangat mendukung. Dia juga ingin mewakafkan saya untuk umat, untuk dakwah,” kata Ustazah Maryanti.

Bertugas sejak 8 Mei 2019, ia akan tempuh selama satu bulan. Menurutnya, perbedaan tersebut sudah terlihat. Kondisi signifikan ketika di Indonesia, jama’ah sudah ada, memang siap hadir untuk suatu kajian dakwah. Ia katakan, “di Hong Kong berbeda, kita yang mengajak atau mencari jama’ahnya. Bahkan lebih menantang ketika menjalankan program Dakwah On The Road, menemui dan mengajak mereka yang bahkan belum mengenal mengaji sebelumnya. Pun dari segi tempat terbatas, di Hong Kong kita lakukan di pinggir pasar, di kolong jembatan, atau di taman”.

Jamaah Pengajian Utazah Maryanti di Hong Kong

Ustazah Maryanti melihat hal tersebut sebagai suatu tantangan dan merasa bahwa itulah dakwah yang sebenarnya. Tentang menjemput orang agar mendapat hidayah melalui kita, tanpa paksaan.

“Kita adalah seorang dai sebelum kita menjadi apapun. Saya merasa seringkali Allah SWT memberi hidayah dan kemudahan dalam hidup. Contoh kecilnya adalah dari kuliah gratis bahkan dibayar. Pengorbanannya juga luar biasa bagi wanita, kuliah tapi harus meninggalkan anak-anak di rumah. Maka bagi saya akan sangat murah ketika ilmu ini hanya untuk dunia, saya niatkan lah mewakafkan ilmu ini untuk berdakwah,” ujar Ustazah Maryanti.

Bergabung dengan Dompet Dhuafa melalui mengajukan diri untuk program dakwah Dai Ambassador. Setelah mengikuti rangkaian seleksi, Ustazah Maryanti lolos untuk ditugaskan ke Hong Kong. Dari 29 Dai, terdapat 2 Daiyah, khusus untuk Hong Kong & Macau, karena permasalahannya kompleks dengan para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Maka dibutuhkan Daiyah untuk lebih mengayomi perempuan. Agar lebih terbuka ketika mengungkapkan masalah, berbeda jika bertanya pada ustad jadi kurang tebuka jika mencurahkan masalah rumah tangga, solusi agar tetap utuh walau berjauhan, juga masalah anak,” lanjutnya.

Ia juga melihat para PMI di Hong Kong adalah wanita hebat yang luar biasa, bahkan rela merubah kodrat dari tulang rusuk menjadi tulang punggung. Mereka berpikir agar anak-anaknya kelak dapat sekolah yang tinggi dan memenuhi kebutuhan keluarga.

“Saya lihat mereka itu sebagai srikandi-srikandi Indonesia. Namun tentang sedekah dan zakat, mereka untuk mengeluarkan sesuatu itu tidak sulit. Karena mungkin mereka punya uang dan hatinya mudah tersentuh, akhirnya mudah mengeluarkan rezekinya,” aku ustazah Maryanti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini