nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sulit Memutuskan Sesuatu, Ini Keutamaan Salat Istikharah dan Doanya!

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 10:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 12 616 2065539 sulit-memutuskan-sesuatu-ini-keutamaan-salat-istikharah-dan-doanya-tq1Zv4Wz8F.jpg Salat meminta petunjuk (Foto: About Islam)

KITA hanyalah manusia biasa yang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain, apalagi tanpa bantuan Allah SWT. Hanya bermodal ilmu pengetahuan yang banyak pun, kita tidak cukup untuk bertahan hidup. Jadi kita harus kembali kepada tuhan untuk meminta bantuan.

Ketika kita telah meminta bantuan dengan cara berdoa kepada Allah SWT, yang perlu diyakini adalah bahwa Allah selalu menanggapi doa hamba-hambanya. Salah satu caranya adalah dengan menunaikan salat istikharah.

Salat Istikharah berarti meminta kepada Allah untuk membimbing kita ke jalan yang baik, ketika dihadapkan oleh kedua pilihan yang sulit. Salat istikharah seharusnya hanya digunakan jika kita ambigu dalam memilih sesuatu, yang mana ada keputusan yang harus diambil, dan pilihan yang harus di prioritaskan, misalnya menikah atau melanjutkan pendidikan terlebih dahulu.

Salat tersebut merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW, apabila seseorang dihadapkan pada sebuah pilihan yang sama bagusnya. Istikharah dapat dikakukan dengan menjalankan salat dua rakaat.

Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma berkata: Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajari kami Istikharah dalam memutuskan segala sesuatu, (sebagaimana mengajari kami) surat dalam Alquran, beliau bersabda : Apabila salah seorang diantara kalian hendak melakukan sesuatu (yang membingungkan), maka lakukanlah shalat (sunnah) dua roka’at (selain sholat wajib).

Rasulullah menyarankan membaca doa istikharah, seperti di bawah ini;

"Alloohumma innii astakhiiruka bi’ilmika wa astaqdiruka biqudrotik, wa as-aluka min fadhlikal adhiim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru wa ta’lamu wa laa a’lamu wa anta ‘alaamul ghuyuub.

Alloohumma in kunta ta’lamu anna haadzal amro khoirun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii faqdurhu lii wayassirhu lii tsumma baariklii fiih.

Wa in kunta ta’lamu anna haadzal amro syarrun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii fashrifhu ‘annii washrifnii ‘anhu waqdur lil khoiro haitsu kaana tsumma ardlinii."

Setelah melakukan salat istikharah, seseorang yang melakukannya harus memiliki perasaan yang baik terhadap salah satu opsinya. Sarjana Muslim An Nawawi berpendapat bahwa "Setelah melakukan istikharah, seseorang harus melakukan apa yang menjadi pilihannya dengan sepenuh hati, serta tidak boleh bersikeras melakukan apa yang bukan menjadi pilihannya sebelum istikharah.

Isyarat salat istikharah sering kali datang lewat mimpi. Namun, beberapa orang sering kali keliru menunggu mimpi untuk memberikan tanda yang jelas mengenai keputusan apa yang harus di ambil, tetapi ini tidak benar dan sering kali itu tidak pernah benar-benar terjadi. Faktanya, mimpi dapat menjauhkan Anda dari pilihan Anda, karena Setan mungkin mencoba menipu Anda dalam mimpi Anda.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini