Share

Pacaran Dinilai sebagai Jalan Mendekati Zina

Muhammad Nazri, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 08 614 2075970 pacaran-dinilai-sebagai-jalan-mendekati-zina-6H4DUU1H4D.JPG Dalam Islam, cinta hanya benar jika disatukan dalam pernikahan (Foto: SCMP)

Taaruf dan pacaran adalah dua hal yang yang berlawanan dalam pandangan hukum Islam. Taaruf adalah hal yang dianjurkan untuk seseorang yang ingin menikah.

Singkatnya, taaruf adalah berkenalan dengan pasangan sebelum lanjut ke tahap pernikahan. Perkenalan yang dimaksud dalam taaruf tentunya sudah diatur dalam hukum Islam.

Tidak pacaran

(Foto: Talley)

Pacaran sudah menjadi hal yang umum dan sering kita temui di zaman sekarang. Banyak remaja yang sudah merasakan namanya pacaran.

Namun apabila dilihat dalam mata hukum Islam, pacaran merupakan hal yang diharamkan dalam Islam. Banyak sekali sesuatu yang dilanggar saat dua pasang lawan jenis berpacaran. Selain itu, dalam pacaran juga banyak sekali mudharat yang didapat.

Dalam survei yang Okezone lakukan di salah satu platform sosial media dengan responden berjumlah 56 orang dengan umur yang berkisar 18-20 tahun. Dalam hal sebelum menuju pernikahan, Okezone memperoleh hasil 50 persen netizen memilih untuk pacaran terlebih dahulu dan 50 persen netizen lainnya memilih taaruf.

Berbagai macam alasan yang mereka keluarkan atas pilihan mereka masing-masing. Netizen yang memilih untuk pacaran kebanyakan beranggapan bahwa dengan pacaran mereka akan lebih mengenal sifat baik dan buruknya pasangan mereka.

Selain itu, apabila sudah sampai berkenalan dengan orangtua masing-masing pasangan, mereka akan tahu bagaimana pasangan mereka memperlakukan mertuanya nanti dan bagaimana keluarga khususnya mertua memperlakukan mereka.

Mereka beranggapan apabila hanya berkenalan dalam kurun waktu yang singkat, khawatirnya saat menikah nanti, pasangan bisa berubah0 pada saat sebelum menikah karena di zaman sekarang mulai sulit menemui orang yang jujur. Namun sesungguhnya pacaran sendiri tak ada jaminan mengenal pasangan dengan baik.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Berbeda halnya dengan netizen yang memilih taaruf sebelum menikah. Mereka berpacuan pada hukum yang sudah ditetapkan dalam agama Islam. Mereka juga beranggapan pacaran lebih banyak mudharatnya daripada untungnya, dari mulai rugi materi, energi, bahkan waktu yang terbuang sia-sia untuk melakukan hal yang kurang bermanfaat seperti galau karena memikirkan masalah dengan pasangan.

Lebih baik waktunya digunakan untuk memperbaiki diri agar mendapatkan pasangan yang baik di masa yang akan datang.

Bagaimana pandangan Islam terhadap dua hal tersebut? Tentu saja Islam mendukung taaruf daripada pacaran karena sudah jelas hukumnya. Islam sangat melarang keras perbuatan zina maupun yang mendekati zina, seperti yang dijelaskan pada surah Al-Isra' ayat 32, Allah berfirman :

ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽู‚ู’ุฑูŽุจููˆุง ุงู„ุฒู‘ูู†ูŽุง ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ููŽุงุญูุดูŽุฉู‹ ูˆูŽุณูŽุงุกูŽ ุณูŽุจููŠู„ู‹ุง

โ€œDan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.โ€(QS. Al - Isra [17] : 32)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini