Belajar Menghargai Perbedaan dari Kisah Anak Kembar Beda Agama

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 05 Agustus 2019 00:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 05 614 2087644 belajar-menghargai-perbedaan-dari-kisah-anak-kembar-beda-agama-3RSdcRsKKB.JPG Anak Kembar Beda Agama

AGAMAMU, agamamu. Agamaku, agamaku. Seperti itu kalimat yang biasanya dilontarkan ketika seseorang mempermasalahkan perbedaan agama. Memang pada hakikatnya, agama adalah keyakinan masing-masing individu.

Jika dalam satu keluarga ada yang berbeda keyakinan, itu pun dirasa tak masalah asal semuanya berjalan dengan baik dan tidak ada permusuhan di antara mereka. Bukankah Islam mengajarkan kedamaian?

Contoh nyata dari memahami perbedaan agama bisa dilihat dari anak kembar yang satu ini. Diceritakan akun Twitter @KatolikG, anak kembar tersebut berbeda keyakinan dan meski begitu mereka tetap rukun dan saling mencintai sebagai satu keluarga.

Dijelaskan dalam postingan yang dibagikan pada 2 Agustus 2019, anak kembar tersebut tumbuh bersama meski keyakinan mereka berbeda. Satu memeluk agama Islam, dan satunya Katolik. Keduanya tetap saling berangkulan dan tentunya menyayangi.

Bahkan, dalam caption yang terlampir, salah satu di antara mereka ada yang menjadi biarawati di Merauke, Papua. Tentu, ini menambah kagum siapa pun yang mengetahui kabar ini. Dalam perbedaan agama, keduanya tetap rukun dan damai.

"Kedua wanita ini bersaudara kembar tumbuh dan memilih cara yang berbeda dalam menikmati Tuhan. Salah satunya menjadi Biarawati di Merauke, Papua," tulis caption tersebut.

Akun Katolik Garis Lucu juga menjelaskan kalau postingan ini sebagai bukti bahwa pencarian pada sang Pencipta sifatnya sangat pribadi antar individu dan Sang Khalik!

Dapat dilihat juga, di foto tersebut keduanya memberi senyum yang hangat. Satunya mengenakan hijab panjang menutupi bagian dadanya. Sementara itu, di sampingnya duduk saudara kembarnya mengenakan pakaian Biarawati serba putih lengkap dengan penutup kepala khas Biarawati.

Melihat postingan ini, banyak netizen yang curhat kalau mereka punya pengalaman yang sama. Ya, hidup dalam keberagaman agama dan semuanya saling sayang dan damai. Seperti apa kisah-kisah lain yang tak kalah menyentuh hati?

"Sekeluarga saya juga, bukan real fanatik islam. Kakak saya Hindu, budhe saya katolik. Padhe saya Kristen dan Aku islam. Kita masing-masing punya cara tersendiri untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Perbedaan bukan pemisah. Perbedaan adalah pemersatu dari segala arah," cerita @dhu_dhuan.

"Aku dan kakak kandungku, kami berbeda keyakinan, kami saling menyayangi, damai dan indahnya kebersamaan," tulis @atiekkustia.

"Aku dan ketiga saudara kandungku juga berbeda keyakinan. Kakak tertua dan adik Islam, kakak nomor 2 Katolik, aku Kristen. Dan kami tidak rukun, gara-gara pembagian warisan heuheu #nangisngenes. Jadi yang bikin gak rukun bukan beda keyakinan, tapo duit :(" curhat @eatlover78.

"Yang pasti mereka adalah saudari kita sebangsa dan setanah air yang menujukkan indahnya perbedaan," tutur @martins170774.

"Bude saya aja Kristen malahan kalau nginep di rumahnya saya sering dimarahi kalau solat telat," kata @Anjaswisesa_K.

"Kami yakin kok, Tuhan terlalu pengasih untuk 'mencampakkan' hambanya yang belum sampai pada jalan yang paling tepat pada-Nya, entah karena salah informasi, kurangnya dakwah atau contoh buruk oknum yang merusak. Kami menolak penafsiran bodoh kaum intoleran yang 'mengkerdilkan' kasih sayang Tuhan koq 👍" ungkap @TurnBackWahabi.

"Tetanggaku ada kembar juga, yang satu ikut ibunya dari kecil dan beragama Islam, yang satu ikut neneknya yang agamanya Nasrani jadi ikut masuk Nasrani. Mereka dipisah karena ibunya gak mampu biayain dan ibunya seorang single parent," cerita @Ssdevii_.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini