nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah 7 Bocah Beli Sapi, dari Ceban untuk Kurban!

Jum'at 09 Agustus 2019 21:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 09 614 2090054 kisah-7-bocah-beli-sapi-dari-ceban-untuk-kurban-DttGAbl7Zl.jpg Anak-anak urunan kurban sapi (Foto: Ist)

Rupanya masyarakat dibuat kagum dengan aksi tujuh bocah sekolah yang berhasil membeli seekor sapi untuk kurban pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah. Ketujuh bocah itu mengumpulkan uang dengan menyisihkan sebagian uang jajannya setiap hari.

Ketujuh bocah tersebut merupakan warga Kampung Arido, RT 01 RW 05, Kelurahan Cibogor, Bogor Tengah, Kota Bogor. Ketujuh anak yang rela membeli sapi untuk kurban itu antara lain Abu Bakar alias Iki (13), Zhilal (11), Sauqi (11), Fauzan (11), Sukatma (12), Zalfa (12) dan Yudi (18).

Seperti diketahui, Iki merupakan inisiator yang sudah menabung sejak 10 bulan lalu. Ia bersama teman-temannya menyisihkan uang jajan untuk membeli sapi kurban.

"Awal-awal nabung biasa untuk jalan-jalan atau beli baju lebaran Idul Fitri," kata Iki. Namun mereka berubah niat dalam perjalanannya.

Sebulan kemudian, ujar Iki, anak-anak sudah ada yang mendapat uang Rp 300 ribu, Rp 400 ribu. "Pas Oktober dipikir-pikir daripada uang untuk jalan-jalan, buat beli baju, mendingan uang hasil nabung buat kurban sapi. Sekarang sudah bisa beli sapi satu ekor."

Selain dari uang jajan, remaja kelas 3 SMP itu mengaku menyisihkan sebagian uangnya dari hasil membantu sang kakak berjualan bensin eceran di Pasar Anyar dan bayaran dari penampilannya dalam grup marawis. Uang itu dikumpulkan agar bisa kurban sapi bersama teman-temannya.

Dari situlah, rupiah demi rupiah dikumpulkan Iki untuk selanjutnya digabungkan dengan uang temannya yang lain. Usai digabung dengan uang urunan temannya yang lain, akhirnya mereka membeli seekor sapi kurban seharga Rp 19.500.000.

"Alhamdulillah akhirnya sapi bisa dibeli. Belinya di daerah Dramaga, Kabupaten Bogor," terang Iki.

Akhirnya Iki dan teman-temannya ikut merasakan bahagia luar biasa karena berhasil menabung 10 bulan dan sukses membeli sapi kurban. Mereka hanya ingin berbagi kepada sesama.

"Cuma mau berbagi ke sesama saja. Khususnya warga kampung di sini," lanjut Iki.

Orangtua salah satu anak yang urunan beli sapi tersebut, Ibu Yani mengatakan, "Anak-anak ada yang nabung Rp 2.000, Rp 3.000, gimana sih sisa uang, ada juga yang nabung sampai Rp 5.000, sisa uang jajan mereka."

Ibu Yani berperan sebagai orang yang menyimpan tabungan Iki dan teman-temannya. Dengan peran Bu Yani akhirnya uang mereka tersimpan dengan baik dan bisa dibelikan sapi kurban.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini