Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Kunci Kebahagiaan ala Ali Bin Abi Thalib

Syifa Hanifah Firdiani , Jurnalis-Rabu, 21 Agustus 2019 |19:15 WIB
7 Kunci Kebahagiaan ala Ali Bin Abi Thalib
Kunci kebahagiaan ala Ali bin Abi Thalib (Foto: Walk in My Shoes)
A
A
A

4. Berbuatlah kebaikan sekalipun banyak musibah

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Supaya kehidupan berjalan harmonis maka manusia harus berbuat baik kepada sesama. Meskipun sedang dilanda musibah, sebagai umat manusia kita harus saling membantu dan menolong saudara kita yang terkena musibah.

5. Perbanyaklah memberi walaupun anda sedang susah

Dari Abu Hurairah dan Abdullah bin Hubsyi Al Khots’ami menyatakan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya sedekah mana yang paling afdhol. Jawab beliau, “Sedekah dari orang yang serba kekurangan.” (HR. An-Nasai).

Memberi sebagian harta yang kita punya walaupun saat sedang susah akan memberikan kita pelajaran yang sangat berharga, kita akan merasa bahagia ketika kita memberi kepada sesama.

Allah akan senantiasa melapangkan dada dan memberikan kebahagiaan pada umatnya yang senang memberi walaupun sedang kesusahan.

“Dan Allah senantiasa memberi pertolongan kepada hamba-Nya selama ia menolong saudaranya. ” (HR. Muslim)

Sebagaimana telat diriwayatkan dalam hadist di atas, bahwa walaupun sedang kesusahan apabila kita tetap menolong sesama maka Allah akan memberikan pertolongan untuk kita bahkan akan dilipat gandakan rezekinya.

6. Tersenyumlah walau hati sedang menangis

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

 

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ

“Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu.“

Tersenyum merupakan sebuah ibadah, walaupun kita sedang bersedih cobalah untuk tetap tersenyum, maka orang lan tidak akan melihatmu bersedih.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement