Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tata Cara Tidur ala Rasulullah

Syifa Hanifah Firdiani , Jurnalis-Jum'at, 23 Agustus 2019 |18:20 WIB
Tata Cara Tidur ala Rasulullah
Ilustrasi malam hari saat manusia tidur (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Pada posisi telentang, langit-langit mulut dan anak lidah (tekak) menghalangi lubang-lubang nasofaring dan aliran pernapasan sehingga menimbulkan dengkur. Seseorang yang tidur seperti ini akan bangun dalam keadaan mulut dan lidah yang tertutup lapisan putih dan bau mulut yang tak sedap.

Posisi ini tidak cocok untuk tulang punggung karena dapat menyebabkan pembengkokan pada leher dan lumbar (tulang bawah punggung).

Tidur dengan menghadap kiri juga tidak baik, karena jantung saat itu berasa dibawah tekanan paru-paru bagian kiri. Hal ini akan memengaruhi fungsi jantung dan kinerja jantung terutama bagi para lanjut usia. Selain itu, pada posisi ini lambung yang terisi penuh juga akan menekan jantung dan hati.

Tidur menyamping ke kanan adalah posisi yang paling benar, karena paru-paru sebelah kiri lebih kecil dari yang kanan sehingga bebam jantung lebih ringan. Hati tetap kukuh pada tempatnya dan tidak bergelayut, sedangkan lambung tetap stabil diposisinya.

Posisi ini juga lebih cepat dalam mengosongkan makanan di lambung setelah dicerna. Tidur menyamping ke kanan adalah posisi tidur yang paling tepat dan dapat menghindarkan pelakunya dari ancaman berbagai penyakit.

(Muhammad Saifullah )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement