PERUMPAMAAN berupa perkataan sebagian dari doa adalah benar adanya. Setidaknya pepatah lawas ini menjadi hikmah dari kecelakaan mobil yang menewaskan penumpangnya di Nganjuk, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Video sebelum kecelakaan sempat terekam dan viral di media sosial (medsos) setelah diunggah akun Twitter @Ibaass_ .
Dalam keterangan video tersebut dijelaskan, momen sebelum kecelakaan, salah seorang penumpang bercelutuk “kecelakaan”. Setelah mengucapkan hal itu, mobil yang ditumpanginya langsung mengalami kecelakaan. Terlepas dari kasus kecelakaan tersebut, hikmah yang bisa dipetik yaitu jangan sembarangan berucap. Sebab ada pepatah mengatakan bahwa perkataan sebagian dari doa.
Dalam Islam pun dibenarkan pepatah tersebut. Seperti dijelaskan Ustadz Fauzan Amin, ada baiknya kita sebagai umat beragama menjaga lisan. "Hati-hati dengan ucapan, karena itu doa. Terutama ucapan orangtua, lebih-lebih seorang ibu. Sebab, jika dia sudah terlalu jengkel melihat perilaku buruk anaknya, dan tak sengaja bersumpah, maka itu bisa dikabulkan Allah SWT," tuturnya kepada Okezone, Selasa (10/9/2019).
Ustadz Fauzan yang juga merupakan Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadis Indonesia menambahkan, dalam Surat Al-Isra Ayat 53 telah diatur mengenai cara manusia berucap:
وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوًّا مُبِينًا
Artinya, "Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia."
Rasulullah SAW bersabda:
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ
Artinya, “Tiga golongan orang yang doanya dikabulkan, yang tidak ada keraguan padanya, mereka ialah [1] doa orang yang dizholimi, [2] doa orang yang sedang safar, dan [3] doa (buruk) orang tua kepada anaknya." (HR. Abu Dawud no. 1536, Tirmidzi no. 1906, Al Bukhori dalam Adabul Mufrod no. 32).
Dengan begitu, sambung Ustadz Fauzan, kita harus hati-hati dalam berucap, terlebih kalimat buruk, karena takut hal itu malah didengar Allah dan terkabul langsung. Sebab sekali lagi, perkataan sebagian doa.