nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Situs Warisan Dunia UNESCO di Saudi yang Bisa Dijadikan Rujukan Traveler Muslim

Jum'at 13 September 2019 18:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 13 614 2104565 ini-situs-warisan-dunia-unesco-di-saudi-yang-bisa-dijadikan-rujukan-traveler-muslim-gPEo0tY6OT.jpg Indahnya kota kuno madain saleh (Foto: Matador)

Rupanya Arab Saudi memiliki situs warisan dunia UNESCO yang tak kalah menarik dengan Petra di Yordania. Situs ini sangat cocok untuk dikunjungi oleh traveler muslim.

 madain saleh

Situs warisan dunia UNESCO di Arab Saudi dikenal sebagai kota kuno Madain Saleh. Kota kuno ini juga dikenal sebagai Al-Hijr dan Hegra.

Kota kuno ini sejatinya merupakan kota selatan utama Kerajaan Nabatean. Di sana lebih dari 100 makam yang masih terawat dengan baik. Bangunan yang luas tersebut terbuat dari susunan batu pasir yang mengelilingi kawasan perkotaan yang memiliki dinding yang kokoh.

Namun untuk ke Kota Madain Saleh bukanlah perkara mudah. Traveler harus memasuki Arab Saudi dan membutuhkan waktu beberapa jam untuk ke sana dengan mobil. Kota Madain Saleh cocok dikunjungi kalau Anda sedang ibadah umrah.

Kota Madain Saleh terletak sekitar 1.400 kilometer sebelah utara Riyadh. Nama Madain Saleh sendiri mengambil nama dari Nabi Saleh AS. Kota kuno ini memiliki lansekap unik berupa bangunan-bangunan tinggi dan besar dari tanah.

Guna melestarikan situs ini, Menteri Kebudayaan Arab Saudi Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan Al Saud dan Direktur Jendral UNESCO telah menandatangani surat untuk meresmikan komitmen Kerajaan Arab Saudi untuk menggelontorkan dana sebesar 25 juta dolar AS atau sekira Rp 347,2 miliar untuk melestarikan situs warisan dunia UNESCO di Arab Saudi.

“Untuk mendukung kemitraan Kerajaan Arab Saudi dengan UNESCO dan upayanya untuk melestarikan warisan dunia, saya telah menandatangani surat perjanjian dengan Audrey Azoulay untuk mendukung program konservasi strategis UNESCO untuk melestarikan situs warisan dunia," ujar Pangeran Badr beberapa waktu lalu seperti dilansir Alarabiya.

Menurut UNESCO dana ini akan digunakan untuk pengembangan teknologi digital bagi situs, pengembangan pariwisata budaya, untuk teknik perlindungan bangunan tradisional, pelestarian situs, dan promosi ekonomi kreatif.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini