Dipersulit, Departemen Kehakiman AS Dukung Komunitas Muslim Bangun Masjid

Kamis 03 Oktober 2019 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 03 614 2112364 dipersulit-departemen-kehakiman-as-dukung-komunitas-muslim-bangun-masjid-ma5GTyEAcl.jpg Muslim AS minta masjid dibangun (Foto: USA Today)

Komunitas muslim di Kota Troy, Michigan, Amerikat Serikat (AS) mengalami kesulitan untuk membuka masjid di kota tersebut karena terbentur masalah peruntukan lahan dalam tata ruang kota.

Umat Islam di Kota Troy berharap punya masjid

Departemen Kehakiman Amerika mendukung upaya komunitas muslim di Adam Community Center untuk membuka masjid di Kota Troy, Michigan. Apalagi di kota tersebut terdapat 3.000 warga muslim yang membutuhkan masjid.

Departemen Kehakiman menyatakan, perlakuan terhadap tempat ibadah di kota itu yang tidak setara dibandingkan dengan penggunaan tempat untuk kegiatan nonrelijius melanggar undang-undang federal terkait.

Kota Troy yang penduduknya sekitar 80 ribu orang dan terletak di sebelah utara Detroit itu, digugat karena menghambat rencana proyek pembangunan masjid tersebut.

Gugatan hukum tersebut diajukan pertengahan September ini berdasarkan RLUIPA, undang-undang federal yang melindungi rumah-rumah ibadah dari regulasi penggunaan lahan yang diskriminatif. Gugatan ini juga merupakan bagian dari prakarsa Departemen Kehakiman pada 2018 untuk mengintensifkan penegakan undang-undang tersebut maupun fokus pemerintahan Presiden Donald Trump yang lebih luas dalam memajukan kebebasan beragama.

Gugatan serupa telah diajukan tahun lalu oleh Adam Community Center. Mereka menuduh para pejabat Kota Troy berulang kali menghambat upaya mereka membuka tempat beribadah.

Adam Community Center berupaya mencari tempat untuk membangun masjid di Troy sejak 2013. Organisasi ini telah memiliki properti sendiri, sebuah bekas restoran dan balai pertemuan, yang ingin diubah menjadi masjid dan pusat kegiatan muslim.

Meskipun undang-undang peruntukan lahan kota itu mengizinkan pembangunan tempat ibadah di kawasan bisnisnya, para pejabat kota menolak permohonan Adam Community Center untuk membangun masjid tahun lalu. Alasannya, bangunan itu hanya dapat digunakan sebagai tempat pertemuan nonkeagamaan, seperti balai pertemuan atau bioskop. Jika digunakan untuk kegiatan keagamaan, persyaratan yang diberlakukan untuk itu akan berbeda.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Pengacara Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) Michigan yang mewakili Adam Community Center, Amy Doukure mengatakan, pejabat Kota Troy telah melakukan pelanggaran hukum.

"Pemerintah Kota Troy membuat aturan peruntukan lahan supaya tidak ada tempat-tempat ibadah baru yang dapat berdiri di distrik itu. Ini dilakukan untuk meraup semua keuntungan dari maraknya perekonomian, sehingga seluruh uang pajak masuk ke kas kota itu," terang Doukure.

"Mereka tidak membiarkan komunitas muslim memiliki satu pun tempat beribadah di Kota Troy. Sekarang ini ada 73 tempat ibadah terdaftar di situs web kota Troy namun tidak ada satupun masjid di sini," ujar Doukure.

Seperti dilansir VoA Indonesia beberapa waktu lalu, Sekretaris Adam Community Center, Mahmood Syed mengatakan, pihaknya merasa didiskriminasi terkait peruntukan lahan yang diberlakukan Kota Troy. Padahal cita-cita organisasi ini melihat kita semua hidup di kota ini dengan rukun bersama dengan umat seluruh agama lainnya.

"Kami ingin memiliki tempat di mana umat agama lain dapat berkunjung dan menikmati kebersamaan dengan kami. Selain itu, kami memiliki banyak kegiatan bagi remaja dan orang dewasa maupun lansia, serta bagi orang-orang miskin," lanjut Mahmood Syed.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya