nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anjuran Rasulullah untuk Meredakan Amarah, Yuk Dicoba!

Brilyana Dwi Indriani, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 13:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 08 614 2114232 anjuran-rasulullah-untuk-meredakan-amarah-yuk-dicoba-LUhyM5J5Ok.jpg Orang yang marah (Foto: Huffingtonpost)

Manusia sering kali marah jika melihat sesuatu yang tak disukainya. padahal marah merupakan hal yang tidak baik. Agama tentu mengajarkan bagaimana manusia bisa meredakan amarah.

 Wudhu untuk meredakan amarah

Begitu pula dalam Islam, Rasulullah memberikan anjuran kepada setiap umatnya bagaimana cara meredakan amarah. Seperti yang telah Okezone lansir dari Buku Pintar Sains Dalam Al-Quran, Rasulullah menganjurkan orang yang sedang marah untuk duduk jika ia sedang berdiri. Jika amarahnya masih belum mereda maka dia harus berbaring.

Rasulullah SAW bersabda,

"Jika salah seorang dari kalian marah dan ia sedang berdiri maka hendaklah ia duduk. Jika amarahnya belum juga mereda, maka hendaknya ia membaringkan dirinya." (HR. Ahmad)

Kita dapat menyimpulkan bahwa tidak ada cara lain untuk mengontrol amarah kecuali dengan duduk dan berbaring. Di samping itu, melakukan sujud lebih baik daripada berbaring, hal ini dapat menguatkan jantung.

Ketika sujud jantung tidak mengarahkan energinya untuk memompa darah, karena ia mengalirkan darah ke bawah.

Selain itu berdiam juga bisa meredakan amarah seseorang. Ahmad riwayat dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah bersabda,

"Ajarlah, permudahlah dan jangan mempersulit. Jika kau marah maka diamlah, dan jika kau marah maka diamlah. Jika kau marah maka diamlah."

Obat lain yang penting dianjurkan Rasulullah untuk mengobati amarah adalah berdoa membaca ta'awudz (berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk). Nabi bersabda, "Aku tahu satu kalimat yang jika diucapkan olehnya maka akan hilang darinya apa yang ia alami. Namun jika ia membaca A'udzu billah min asy-syaithan ar-rajim (aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk), niscaya apa yang ia alami akan hilang."

Rasulullah telah menganjurkan kita untuk menjauhi amarah. Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Shahihnya, bahwa seseorang berkata kepada Nabi,"Berikan aku nasihat." Maka beliau menjawab,"jangan marah!"

Beliau mengulangi sabdanya ini berkali-kali. Marah merupakan jalan menuju kedengkian dan kebencian, dan keduanya adalah bencana bagi jiwa seseorang.

Di antara itu semua, cara untuk mengurangi amarah adalah dengan berwudu.

Diriwayatkan dari Athiyyah as-Sa'di bahwa Rasulullah bersabda,

"Amarah termasuk setan dan setan diciptakan dari api. Api hanya bisa dipadamkan dengan air. Jika seseorang dari kalian marah, maka hendaknya ia berwudhu." (HR. Ahmad dan Abu Daud).

Maka dengan berwudu air wudu akan memercikkan kepada muka yang panas akibat amarah. Itu akan membantu mengurangi amarah di hati yang sedang terbakar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini