Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tampilan Pattern to Pattern Maksimalkan Sisi Modern Muslimah

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 24 Oktober 2019 |14:02 WIB
Tampilan <i>Pattern to Pattern</i> Maksimalkan Sisi Modern Muslimah
Koleksi Buttonscarves by Linda Anggrea di JFW 2020 (Foto: Ist.)
A
A
A

Perempuan Muslimah sekarang semakin modern. Mereka bisa tampil menarik dengan tetap memprioritaskan batasan-batasan yang diatur dalam Islam. Salah satu yang menjadi karakter adalah hijab.

Ya, semakin ke sini produsen hijab semakin berani dalam mengeksplor lebih jauh ciri khas Muslimah tersebut. Tidak hanya hijab polos, beberapa pengamat fashion menilai kalau hijab bermotif bakal menjadi trend setter 2020 mendatang.

 Fashion show

Seperti yang diterangkan Founder Buttonscarves Linda Anggrea, di 2020 mendatang, tren hijab itu bakal mengedepankan gaya 'pattern to pattern'. Maksudnya ialah ketika Anda memutuskan untuk pakai long dress atau gamis bermotif, maka jangan ragu untuk mengenakan hijab bermotif juga.

Hal ini mungkin dinilai berlebihan oleh sebagian ukhti. Sebab, penggunaan hijab polos tampaknya masih cukup ramai di masyarakat. Tapi, Linda yakin, gaya 'pattern to pattern' bakal bisa memberi nuansa berbeda dalam berpenampilan.

 Fashion show

"Pattern warercolor yang menjadi ciri khas Buttonscarves akan semakin terlihat menarik tidak hanya dipadukan dengan outfit polos, tapi juga bisa dengan outfit bermotif. Tapi, tentu dengan pemilihan yang tepat dan mempertimbangkan estetikanya," kata Linda di Jakarta Fashion Week 2020, Rabu (23/10/2019).

Gaya 'pattern to pattern' itu memberi kesan unik pada si pemakainya. Dia mencontohkan pattern kupu-kupu yang menjadi keistimewaan koleksi teranyarnya. Motif tersebut bisa digabungkan dengan outfit yang memiliki motif kupu-kupu minimalis seperti koleksi Jenna and Kaia. Makanya, kolaborasi mereka lahir dan dinamakan LES AMITIÉS.

 Fashion show

Konsep Les Amitiés sendiri mengangkat sisi alam dengan maskot kupu-kupu sebagai representasi tema utamanya. Motif kupu-kupu diambil sebagai tanda simbol keindahan dan kekuatan untuk menggambarkan karakteristik Lira Krisnalisa dan Linda Anggrea sebagai dua perempuan yang sama-sama tumbuh dari bawah hingga mampu berdiri tangguh seperti saat ini bersama brand kecintaannya masing-masing.

Desain print dan cuttingan yang tercipta dari perpaduan hijab dan outfit pattern akan menjadi kekuatan tersendiri bagi pemakainya.

"Desain seperti ini juga memberi kesan berkelas, modern, dan mewah bagi perempuan Muslimah," sambung Linda.

 Fashion show

BUTTONSCARVES x JENNA & KAIA PRIVÉ di Jakarta Fashion Week 2020 menghadirkan 12 setelan terbaru dengan masing-masing 8 atasan, 2 bawahan, 2 outerwear dan 2 dress, dengan total keseluruhan 40 tampilan (looks). So, masih ragu untuk mengenakan gaya 'pattern to pattern'?

(Utami Evi Riyani)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement