Kisah Mualaf, Main Perempuan dan Mabuk Hanya Bikin Hati Hampa, Williams Akhirnya Masuk Islam

Ibrahim Al Kholil, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 04:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 18 614 2131396 kisah-mualaf-main-perempuan-dan-mabuk-hanya-bikin-hati-hampa-williams-akhirnya-masuk-islam-G3jycVZrnj.jpg Williams (tengah) bersama teman-temannya (Foto: Stuff Co)

Saat itu waktu menunjukkan pukul 6 pagi ketika Sonny Bill Williams menyelesaikan salat Subuh di salah satu hotel di London, Inggris.

Waktu Subuh di Inggris baru masuk pada pukul 5.35 dan berakhir sekitar pukul 7.15. Duduk di atas sajadah, Sonny Bill Williams berdoa,"Ya Allah, tuntunlah saya. Kuatkan saya. Bantulah saya menjadi manusia yang lebih baik."

 William (kiri) berdoa

"Saya tahu saya memiliki kelemahan, tapi kuatkanlah saya. Ampunilah dosa-dosa saya. Ya Allah, berikan rahmat ke orang-orang terdekat saya dan mereka yang ada di sekeliling saya. Jagalah mereka, terutama anak-anak. Rendahkanlah hati kami dan buat kami selalu bersyukur," doa yang dipanjatkan oleh Williams.

Williams bukan sembarang atlet. Ia adalah salah satu pemain rugbi paling terkenal dan termahal. Ia dua kali menjuarai Piala Dunia bersama timnas Selandia Baru, tampil di Olimpiade, dan pernah juara tinju kelas berat di negaranya.

Namanya juga tercatat sebagai salah satu atlet muslim paling dikenal di dunia. Kali ini, ia berada di London karena timnya, Toronto Wolpack mewakili Kanada di kompetisi rugbi Liga Super pada 2020 yang digelar di Inggris.

Dalam kesempatan itu, ia menceritakan masa jahiliyahnya kepada wartawan. "Saya dulu suka main perempuan, suka minum alkohol (mabuk), boros dan bermewah-mewah ... tapi apa yang saya dapatkan? Yang saya dapat hanya hati yang hampa," terang Williams.

Namun dengan datangnya Islam dalam kehidupannya, ia meninggalkan semua itu. Tahun ini genap 10 tahun Williams memeluk Islam. Ia mengenal Islam ketika bermain untuk satu tim di Prancis.

Pria dengan tinggi 193 sentimeter itu mengaku butuh beberapa tahun untuk menjalani proses menjadi seorang muslim. "Saya menemukan Allah, saya menemukan Islam dan itu memungkinkan saya mengubah semua sifat liar dalam diri saya menjadi hal positif."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ia mengaku mendapatkan dukungan yang besar dari sesama atlet muslim seperti pemain sayap Fiorentina, Franck Ribery, dan mantan atlet kriket dan kapten Afrika Selatan, Hashim Amla.

"Dalam masyarakat saat ini, bukan rahasia lagi bahwa banyak dari kita, merasa malu menjadi muslim. Namun saya malah bangga menjadi muslim. Saya bangga dengan apa yang diperjuangkan Islam, saya bangga apa yang bisa diberikan oleh agama saya. Ketika saya melihat atlet (muslim) lain di luar sana, saya merasa bangga. Wow indah sekali rasanya," kata Williams antusias.

Pada bulan Maret, terjadi serangan pria bersenjata di sebuah masjid di Christchurch yang menewaskan 51 orang, termasuk seorang warga negara Indonesia. Williams membagikan sebuah pesan di akun media sosialnya di mana ia mengungkapkan "kesedihan yang mendalam" dan berharap para korban mendapatkan surga di sisi Allah.

Seminggu setelah kejadian penembakan, Williams mengunjungi kota itu dan bertemu dengan masyarakat setempat sebagai bentuk solidaritas.

"Sebagai salah satu muslim paling dikenal di Selandia Baru dan (atlet yang) bermain untuk timnas, the All Blacks, pada saat itu, saya tahu bahwa itu adalah tugas saya," ujarnya seperti dilansir BBC.

"Saya orang yang sangat pemalu, tetapi saya harus maju, dan saya tahu bahwa saya harus siap bersikap rapuh dalam momen itu. Saya maju dan mewakili, bukan saja komunitas muslim tetapi juga rakyat Selandia Baru," terang Williams.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya