nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Hukum Aborsi Menurut 4 Mazhab

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 12:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 27 330 2134939 ini-hukum-aborsi-menurut-4-mazhab-RuA90oFKBZ.jpg Ilustrasi. Foto: Istimewa

SALAH seorang yang paling keji di dunia adalah orangtua yang membunuh anak kandungnya sendiri. Contoh kasusnya adalah perempuan yang ‘kecelakaan’ atau hamil di luar nikah, dan karena tidak mau terlihat aibnya, maka ia melakukan aborsi. Lalu, bagaimana hukum aborsi di dalam Islam?

Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Jakarta Timur, Ustadz Asroni Al Paroya, mengatakan, hukum aborsi yakni dilarang oleh agama dan juga merupakan bagian dari tindakan kriminal karena telah melakukan pembunuhan.

“Dilarang membunuh anak termasuk di dalamnya janin yang masih dalam kandungan, hanya karena takut miskin (red.atau alasan apapun,” katanya kepada Okezone beberapa waktu lalu.

Sebagaimana firman Allah SWT:

وَلاَ تَقْتُلُواْ أَوْلادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُم إنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْءًا كَبِيرًا

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut melarat. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu juga. Sesungguhnya membunuh mereka adalah dosa yang besar.” (Qs al Isra’ : 31).

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Selain itu, setiap janin yang terbentuk adalah merupakan kehendak Allah SWT. Sebagaimana firman Allah:

وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاء إِلَى أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا

“Selanjutnya Kami dudukan janin itu dalam rahim menurut kehendak Kami selama umur kandungan. Kemudian kami keluarkan kamu dari rahim ibumu sebagai bayi.” (QS al Hajj : 5).

Sementara menurut Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin, pergaulan bebas membuat hilangnya kehormatan wanita hingga berujung kehamilan di luar nikah. Kemudian pada akhirnya, sebagai secara diam-diam membunuh janinnya sendiri atau aborsi.

“Dari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, maka seringkali para anak muda terpaksa dihadapkan pada pilihan yang sulit, antara mempertahankan kehamilan di luar nikah tersebut atau menggugurkannya,” ucapnya.

“Pilihan kedua banyak dianggap sebagai pilihan yang tepat demi menjaga kehormatan dirinya yang tersisa demi menutup aib dirinya (pilihan yang keliru), meski menggugurkan kandungan bisa saja membahayakan nyawanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, seks bebas bukan satu-satunya penyembab kehamilan yang tak diinginkan. Sebab ada juga yang diperkosa sampai hami sehingga korban berniat menggugurkan kandungannya. Lalu bagaimana jika demikian?

Setiap madzhab pun memiliki pandangan dan pendapat yang berbeda tentang aborsi. Yaitu di antaranya:

1. Para ulama Mazhab Syafii sepakat tentang haramnya aborsi setelah empat bulan masa kandungan.

2. Di lain sisi, Mazhab Hanbali menilai, aborsi mubah (dibolehkan) selama kandungan belum berlaku 40 hari dan dilakukan dengan obat yang dibenarkan. Meski berbeda-beda, seluruh mazhab sepakat bahwa haram menggugurkan kandungan setelah empat bulan kehamilan. Jika dilakukan maka yang bersangkutan dinilai berdosa dan wajib membayar diyah (denda) sebesar seperdua puluh dari diyah pembunuhan.

3. Namun Dalam pandangan Mazhab Hanafi. Aborsi hanya dibolehkan sebelum empat bulan usia kandungan. Akan tetapi, bukan berarti pengguguran tersebut tidak mengakibatkan dosa. Yakni dosanya tidak sebesar dosa membunuh manusia. Alasan dilakukannya aborsi yang dapat diterima, antara lain apabila sang ibu merasa tak kuat mengandung terlebih melahirkan, baik karena alasan sakit atau lainnya.

4. Sedangkan, dalam pandangan Mazhab Maliki, aborsi sangat jelas dilarang. Bahkan, mazhab ini melarang dilakukannya aborsi meski umur janin masih kurang dari 40 hari setelah bertemunya sperma dan ovum. Berbeda dengan mazhab Maliki, ulama mazhab Syafii memiliki pendapat yang berbeda-beda tentang boleh tidaknya menggugurkan kandungan setelah pertemuan sperma dan ovum dalam batas 40 hari.

Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.

 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini