3. Allah akan mengangkat kamu dari kesulitan
Tuhan berfirman: "Demikianlah". Tuhan berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali.” (19:9)
Di usia tua, Nabi Zakaria merenungkan warisannya dan merindukan dia dan istrinya untuk tetap mengalami berkat-berkat sebagai orangtua. Dia memohon kepada Allah untuk pewaris dan menerima tanggapan ini. Iman kuat Zakaria dihargai dengan diangkat dari kesulitan ini.
Meskipun, apa yang kita rindukan mungkin datang atau tidak dan rencana kita mungkin tertunda, Allah adalah yang terbaik dan memberikan apa yang kita butuhkan. Jika kita berpegang teguh pada doa dan iman, kesulitan kita hadapi akan berkurang, kadang-kadang, dengan cara yang sangat tidak terduga.
4. Allah maha penyayang
“Yaitu surga 'Adn yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (surga itu) tidak nampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati. Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam surga, kecuali ucapan salam. Bagi mereka rezekinya di surga itu tiap-tiap pagi dan petang.” (19:61-62).
Surah Maryam mencerminkan keindahan yang menanti orang-orang yang percaya di Jannah. Dalam sebuah surat yang dibuat dalam cobaan dan kesengsaraan orang beriman, Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk mengingatkan kita tentang tujuan akhir kita.
Tekadang dunia ini penuh dengan cobaan dan kesulitan yang tidak bisa kita pahami. Namun, rahmat Allah adalah kekal bagi mereka yang memegang teguh iman mereka.