Meneladani Nabi Muhammad SAW, Ini Pesan Habib Geys Assegaf untuk Millenial

Ummu Hani, Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 14 614 2141868 meneladani-nabi-muhammad-saw-ini-pesan-habib-geys-assegaf-untuk-millenial-8R8HaESspB.jpg Ilustrasi (Foto : Ask Muslim)

Keluarga Mahasiswa Nahdlatul 'Ulama Universitas Indonesia (KMNU UI), menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertema Cinta Nabi Sebagai Bukti Cinta Kepada Negeri. Acara ini digelar di Aula Utama Masjid UI, Depok, Jum’at 13 Desember 2019.

Awal yang dibuka untuk umum ini, diawali dengan penampilan dari tim Hadrah Al-Hasyimmiah dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ustad Syamsuri Firdaus, seorang Qori Internasional. Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga dihadiri oleh Habib Geys Assegaf.

Dalam ceramahnya beliau berpesan agar umat islam meneladani Nabi Muhammad SAW, dan mencintainya sepenuh hati. Karena Nabi Muhammad merupakan tauladan umat yang kemuliaannya tidak dimiliki oleh makhluk apapun di dunia.

Habib

Saking mulianya Nabi Muhammad SAW, keringatnya pernah disimpan dalam botol dan dijadikan minyak wangi. Ketika berjalan Nabi juga dinaungi awan. Masih banyak yang bisa diteladani dari Nabi Muhammad SAW oleh umat manusia, terutama para kaum muda. Salah satunya adalah sifat nabi yang pekerja keras sehingga mendapatkan pencapaian yang luar biasa di usia muda.

“Umur 25 tahun Beliau menikahi Sayyidah Khadijah dengan mahar 100 ekor unta. Jika dikonversi 1 ekor unta Rp40 juta maka Nabi memberikan uang sebesar Rp4 miliar untuk Sayyidah Khadijah. Padahal Nabi sejak kecil telah ditinggal wafat orangtuanya. Itulah salah satu kemuliaan Nabi Muhammad SAW,” terang Habib Geys.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tentu banyak anak muda yang berlomba-lomba untuk mengejar pendidikan tinggi. Namun setiap manusia tidak boleh lupa untuk bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW. “Boleh Anda kuliah, hatamkan jurusan yang Anda inginkan sampai puncak tertinggi. Asalkan jangan lupa cinta Anda kepada Rasulullah, itu yang paling utama,” ujarnya.

Habib

Habib Geys juga menceritakan mengenai kesuksesan Tan Sri Syed Mokhtar Al-Bukhary, seorang pengusaha terkaya di Malaysia yang sukses karena kerja kerasnya yang diiringi salawat kepada Nabi Muhammad SAW. “Karena itulah setiap orang yang berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi, mendapatkan kemuliaan yang luar biasa,” tambahnya.

Adapun peringatan Maulid Nabi sesungguhnya bukan bid’ah. Menurut Habib Geys tidak mungkin orang berkumpul untuk bersalawat kepada Nabinya akan masuk api neraka. Kata Habib Geys, justru hukumnya hampir menjadi wajib di zaman sekarang untuk memperingati Maulid Nabi. Karena banyak umat Islam yang tidak mengenal Nabinya.

Alquran

Di penghujung ceramahnya Habib Geys berpesan agar millennial berada di jalan yang benar pada masa berjuangnya dan tetap bersalawat kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW.

Acara Maulid Nabi tersebut ditutup dengan doa serta membaca salawat bersama para jamaah yang dipimpin oleh Habib Geys Assegaf.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya