Kisah Mualaf, Masuk Islam Setelah Sempat Tersesat

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 02 Januari 2020 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 02 614 2148471 kisah-mualaf-wanita-cardiff-masuk-islam-setelah-sempat-tersesat-L4POtDEcmO.jpg Hanan Sandercock dan suaminya John Smith. Sumber Foto: Wales Online - Richard Swingker

PASANGAN suami-istri di Cardiff, Wales, Hanan Sandercock dengan John Smith memeluk agama Islam setelah mendapat hidayah. Mereka jadi mualaf usai mengalami pergolakan batin yang berujung pada pencarian keyakinan.

Dilansir dari laman Aboutislam pada Kamis (2/1/2010), Hanan mengatakan Islam adalah jawaban atas keresahannya selama ini. "Saya pikir saya sedang mencari (red. keyakinan). Saya ingin tahu arti hidup. Saya pergi ke pertemuan-pertemuan, tetapi itu tidak membuat saya melakukan apa-apa," ujarnya mengawali kisahnya menjadi mualaf.

Kemudian Hanan dan suaminya bergabung dengan kelompok Muslim sebagai pekerja sosial. Setelah itu, pasangan ini mulai tertarik dengan Islam karena teman-teman Muslimnya ini sangat menerima keberadaan mereka.

"Saya tertarik, agama mereka sangat penting bagi mereka. Mereka solid dan memiliki sistem kepercayaan yang tidak saya miliki,” ucapnya.

“Ketika saya makan di rumah mereka dan mereka memiliki makanan terbaik, mereka benar-benar terbuka, ramah dan senang, saya tertarik," tambah Hanan.

Pada 1994, Hanan pergi ke wilayah Palestina. Di negeri terjajah tersebut ia mendapatkan pelajaran dan pengetahuan mendalam tentang Islam. Hingga akhirnya ia lebih cepat memutuskan untuk jadi mualaf.

"Saya sedang berjalan di Wadi, jurang yang dalam, di tengah hari yang panas dengan seorang teman dan kami tersesat. Tidak ada ponsel saat itu dan kami kehabisan air. Saya berdoa dengan cara yang belum pernah saya lakukan sebelumnya,” tutur Hanan.

“Saya berdoa jika kami keluar dengan aman, saya akan menjadi seorang Muslim. Itu bukan sesuatu yang saya katakan sebelumnya tetapi menyadari itu ada di dalam diri saya," tambahnya.

Setelah selamat dari ketersesatan itu, ia kembali ke Wales dan mengucapkan dua kalimat syahadat yang merupakan syarat sah masuk agama Islam. Mereka bersyahadat di depan almarhum Imam Sheikh Said.

Saat ini Hanan tinggal bersama suaminya, John, yang juga telah menjadi Mualaf beberapa waktu setelah istrinya ini mengucapkan dua kalimat syahadat.

Lalu setelah Hanan menjadi seorang Muslim, ia pun mulai mengubah penampilannya, yaitu untuk menunjukan identitas barunya saat ini. "Saya memakai abayah. Menjadi Muslim adalah identitas dan saya ingin menunjukkan itu," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini