nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Masjid Indah dengan Sentuhan Arsitektur Tionghoa di Berbagai Negara

Ibrahim Al Kholil, Jurnalis · Minggu 19 Januari 2020 02:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 18 614 2154819 4-masjid-indah-dengan-sentuhan-arsitektur-tionghoa-di-berbagai-negara-frgIlQXcMT.jpg Masjid-masjid indah berarsitektur Tionghoa. (Foto: Mvslim)

BUDAYA Tionghoa yang sangat kental dan melegenda membuatnya memberikan pengaruh yang begitu kuat di setiap aspek kehidupan. Salah satunya pada rumah ibadah umat Islam atau masjid.

Pengaruh budaya Tionghoa tidak hanya memberikan pengaruh tidak hanya pada masjid-masjid di negara Tiongkok dan sekitarnya. Beberapa negara di dunia juga memiliki arsitektur masjid yang indah dengan gaya Tionghoa.

Dilansir Okezone dari Mvsliminspires, berikut adalah empat masjid indah dengan sentuhan Tionghoa di berbagai negara. Kalau melancong ke negara tersebut, jangan lupa mampir ya!

1. Masjid Muhammadiah, Malaysia

masjid

Malaysia dan merupakan salah satu tempat yang menarik wisatawan, terutama di kalangan wisatawan non-muslim. Masjid Muhammadiah ini terletak di Ipoh,

Setelah ada film dokumenter tentang Masjid Muhammadiah ditayangkan di TV Malaysia, masjid ini mulai menerima kunjungan dari non-Muslim, yang ingin datang ke masjid tersebut. Masjid ini terbuka untuk umum pada Tahun Baru Imlek, hari-hari nasional Tiongkok dan beberapa hari sebelum Idul Fitri.

2. Masjid Huasheng, Tiongkok

masjid

Masjid utama Guangzhou di Tiongkok ini juga dikenal sebagai Masjid Mercusuar. Masjid Huaisheng adalah Masjid Agung Kanton. Menara Masjid Huaisheng menampilkan gaya Tiongkok dari Dinasti Tang.

Arsitektur dan ceritanya yang unik membuatnya sangat menarik bagi wisatawan dan penduduk lokal. Masjid tertua di Tiongkok ini dibangun lebih dari 1.300 tahun yang lalu.

Dilaporkan bahwa Sa'ad ibn Aby Waqqas, salah satu sahabat nabi, adalah salah satu muslim pertama yang menginjakkan kaki di Tiongkok pada tahun 630-an. Dia kemudian mulai membangun masjid, dengan umat Islam lainnya di Guangzhou, yang dikenal sebagai Masjid Huiasheng. Namun, sejarawan modern tidak dapat menemukan bukti ini.

3. Masjid Niujie, Tiongkok

masjid

Masjid Niujie juga merupakan pusat Islam dan tempat pertemuan sosial bagi Muslim Beijing. Dibangun pada masa Dinasti Liao, masjid ini aling bersejarah dan megah di Beijing. Masjid Niujie adalah masjid tertua dan terbesar di Beijing.

Pemerintah Tiongkok telah menggunakan Masjid Niujie sebagai tempat kunjungan bagi delegasi yang datang dari negara-negara Islam. Sementara itu, baik turis maupun muslim sering mengunjungi masjid ini selain untuk salat juga untuk alasan pariwisata.

4. Masjid Cheng Ho, Indonesia

masjid

Cheng Ho, juga dikenal sebagai Zheng He adalah seorang penjelajah Muslim. Ia dilahirkan dengan nama Ma Ho, Ma sebagai representasi dari kata Muhammad, di Provinsi Yunan, tepatnya barat daya Tiongkok sekira 1371. Ia dulunya adalah pelayan Pangeran Zhu Di dan ia menamai Ma Ho sebagai Cheng Ho.

Pada awal 1410, Cheng Ho dan banyak orang Tiongkok dari Provinsi Yunan mulai menyebarkan ajaran Islam di Indonesia, terutama di pulau Jawa. Sebagai bentuk penghormatan dan penghormatan kepada Cheng Ho, orang Indonesia menggunakan namanya untuk masjid. Masjid Cheng Ho terletak di Surabaya dan terbuka untuk dikunjungi wisatawan. (dwk)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini