Universitas Sankore Timbuktu, Pusat Keilmuan Islam Kebanggaan Afrika

Ibrahim Al Kholil, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 27 614 2158932 universitas-sankore-timbuktu-pusat-keilmuan-islam-kebanggaan-afrika-vamHMVJE8M.jpg (Foto: Muslim Heritage)

Nama Universitas Sankore Timbuktu dalam dunia pendidikan Islam mungkin tidak begitu dikenal layaknya Universitas Al-Azhar. Meskipun demikian, Universitas Sankore Timbuktu merupakan universitas kebanggaan masyarakat Afrika.

Hal tersebut karena universitas ini merupakan lembaga intelektual yang hebat sejak peradaban di Mali, Ghana dan Songhay, khususnya pada abad 12 sampai 16 M.

Dilansir dari Muslim Heritage, Universitas Timbuktu sering disebut sebagai 'Universitas Sankore', karena di Timbuktu ada dua universitas lain yaitu Universitas Jingaray Ber dan Universitas Sidi Yahya. Universitas Sankore terletak di distrik Timbuktu di Timur Laut dan bertempat di dalam Masjid Sankore.

Masjid Sankore didirikan pada 989 M oleh hakim dari Timbuktu, Al-Qadi Aqib bin Mahmud bin Umar. Dia telah membangun pelataran dalam masjid yang sejajar dengan dimensi Kakbah di Mekah.

 Universitas Sankore Timbuktu merupakan universitas kebanggaan masyarakat Afrika.

Seorang wanita Mandinka yang kaya membiayai pembangunan Universitas Sankore yang kemudian menjadi pusat pendidikan terkemuka. Universitas Sankore menjadi pusat belajar yang sangat signifikan di dunia Muslim, terutama di bawah pemerintahan Mansa Musa (1307-1332 M) dan Dinasti Askia (1493-1591 M).

Universitas Sankore bukan sepenuhnya perguruan tinggi yang independen, melainkan terdiri dari beberapa sekolah. Bidang keilmuan yang diajarkan di universitas ini tidak hanya sebatas studi Alquran dan Islam saja. Mata pelajaran umum seperti kedokteran, astronomi, matematika, fisika, kimia, filsafat, bahasa, geografi, sejarah, serta seni hukum dan sastra juga diajarkan di sana.

Tidak hanya itu mahasiswa mempelajari perdagangan dan etika bisnis yang relevan. Toko-toko di universitas tersebut menawarkan pelatihan bisnis, pertukangan, pertanian, memancing, konstruksi, pembuatan sepatu, menjahit, navigasi.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dapat dikatakan bahwa kebebasan intelektual yang dinikmati di Universitas Barat diinspirasi dari universitas seperti yang ada di Sankore dan Qurtuba (Muslim Spanyol).

Menghafal Alquran dan menguasai bahasa Arab adalah hal wajib bagi mahasiswa yang belajar di Universitas Sankore. Hal itu karena bahasa Arab adalah bahasa pengantar di universitas ini, serta bahasa perdagangan di Timbuktu.

Sekitar 70.000 manuskrip atau karya tulis yang diyakini berasal dari Universitas Sankore juga menggunakan bahasa Arab. Yayasan Warisan Islam Al-Furqan di London menerbitkan daftar manuskrip-manuskrip ini, yang dapat ditemukan di perpustakaan Ahmed Baba.

Untuk tingkat gelar tertinggi, atau "superior" setara dengan gelar Doktor di Universitas Sankore ini membutuhkan waktu selama 10 tahun untuk menyelesaikannya. Yang unik dari universitas ini adalah saat wisuda, para lulusan harus mengenakan sorban tradisional yang diyakini melambangkan cahaya ilahi, kebijaksanaan, pengetahuan, dan perilaku moral yang sangat baik.

Terlebih lagi, lulusan harus menunjukkan karakter yang sangat baik, dan menjaga nilai-nilai pendidikan Islam sebelum menerima undangan wisuda mereka. (AHL)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya