Wamenag Zainut Kenang Gus Sholah: Beliau Mengayomi Semua Golongan

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 03 Februari 2020 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 614 2162412 wamenag-zainut-kenang-gus-sholah-beliau-mengayomi-semua-golongan-Qx8bFBCXTU.jpg Wamenag Zainut Tauhid (Foto: Kemenag)

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Saadi mengatakan, ia ikut belasungkawa atas kehilangan sosok Ulama Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH. Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah.

“Bangsa Indonesia kehilangan seorang ulama besar putra terbaik bangsa. Seorang yang selama ini mengabdikan hidupnya untuk kepentingan umat dan bangsa. Beliau adalah KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU), Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng,” katanya dalam keterangan resminya, Senin, (3/2/2020).

 ambulan pembawa Gus Sholah

Wamenag Zainut menuturkan, Gus Sholah merupakan sosok ulama, cendekiawan dan pegiat kemanusiaan yang semasa hidupnya mengayomi semua perbedaan.

“Beliau mengayomi semua golongan tanpa memandang suku, ras, agama dan golongan. Beliau adalah perekat persatuan dan penjaga harmoni kebhinnekaan,” terangnya.

Menurut Wamenag Zainut, Gus Sholah adalah tokoh NU yang berpikiran terbuka, demokratis, dan jernih dalam melihat masalah sehingga dalam memberikan solusi selalu mengedepankan pertimbangan kemaslahatan untuk kepentingan yang lebih besar, dan mengenyampingkan kepentingan kelompok dan golongan.

“Beliau tidak segan menyampaikan kritik kepada siapa pun jika dianggap salah, dan membela siapa pun yang benar meskipun orang lain menganggap salah. Semua itu dilakukan tanpa ada pamrih dan beban, karena disampaikan dengan penuh keikhlasan.”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lebih lanjut, kata dia, Gus Sholah juga sebagai jembatan yang menghubungkan semua golongan. Jembatan yang menghubungkan tokoh-tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat. Terlebih, di kalangan NU Gus Sholah menjadi jembatan antara golongan muda dan golongan tua sehingga di NU tidak terjadi kesenjangan generasi baik dari aspek pemikiran maupun sikap keagamaannya.

"Terlebih, Gus Sholah adalah salah seorang tokoh ulama yang membawa keteduhan, ketenangan, memiliki kesabaran dan penuh empati kepada sesama," ujar  Wamenag Zainut.

“Kini Gus Sholah telah meninggalkan kita. Semoga Allah SWT memberikan pahala surga kepadanya. Selamat jalan Gus Sholah. Guru bangsa yang mulia, pintu-pintu langit terbuka lebar dan para malaikat menyambutmu dengan hamparan surga...aamiin," pungkas Wamenag Zainut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya