Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus mengatakan, dengan wafatnya Gus Sholah, bangsa Indonesia tidak hanya kehilangan alim ulama saja.
Bangsa ini juga kehilangan sosok pejuang, Gus Sholah yang selalu berjuang demi agama dan bangsa Indonesia.

“Keluarga besar Nahdlatul Ulama, keluarga besar umat Islam Indonesia, keluarga besar bangsa Indonesia, semua merasa kehilangan bukan hanya Nahdlatul Ulama saja. Kita kehilangan seorang pejuang yang mukhlis, yang ikhlas merajut kebersamaan dengan sesama bangsa, sesama umat,” ujar Gus Mus belum lama ini.
Gus Mus bersyukur bisa berteman dekat dengan Gus Sholah. Sebab karakter Gus Sholah tidak dimiliki orang lain.
“Saya alhamdulillah mendapat berkah berkenalan dekat dengan beliau. Beliau pribadi yang sangat ikhlas, karakter yang sangat-sangat sulit sekali dicari, adalah keikhlasan untuk melakukan dharma bakti bukan hanya kepada agamanya tetapi juga kepada bangsa dan negaranya,” terang Gus Mus.
Menurut Gus Mus, Gus Sholah mengharapkan bangsa Indonesia tetap bersatu. Dan itu tidak hanya dibicarakan, tetapi juga dilakukan.