nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Doa agar Selalu Terlindung dari Musibah

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 05 Februari 2020 10:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 05 618 2163556 ini-doa-agar-selalu-terlindung-dari-musibah-2KEF9ZYVXa.jpg Berdoa agar dilindungi Allah (Foto: Bernama)

Musibah bisa datang kepada siapa saja, kapan pun dan di mana pun. Sebagai seorang muslim sudah seharusnya minta pertolongan Allah SWT.

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, semua yang terjadi kepada manusia di bumi adalah kehendak dari Allah SWT. Termasuk terjadinya musibah.

 berdoa

"Semua yang ada di muka bumi telah direncanakan oleh Allah, yaitu dengan perintah-Nya (mengucapkan) Kun Fayakun," katanya saat dihubungi Okezone belum lama ini.

Ia melanjutkan, musibah yang terjadi bisa melalui apa saja. Misal kecelakaan lalu lintas, bencana alam seperti gempa bumi, banjir, tsunami, kebakaran dan lain sebagainya. Semuanya adalah sudah terencana oleh-Nya.

Oleh karena itu, baiknya sebagai umat Islam yang percaya akan perlindungan Allah harus mengawali setiap kegiatan dengan membaca doa atau setelah salat fardhu maupun sunnah.

Berikut ini adalag doa agar terlindung dari musibah yaitu,

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أعُوذُ بِكَ مِنَ الهَدْمِ وأعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وأعُوذُ بِكَ مِنَ الغَرَقِ وَالحَرَقِ وَالهَرَمِ وَأعُوذُ بِكَ أن يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطانُ عِنْدَ المَوْتِ وأعُوذُ بِكَ أنْ أمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِراً وأعُوذُ بِكَ أن أمُوتَ لَديغاً

Allâhumma innî a‘ûdzubika minal hadmi wa a‘ûdzubika minat taraddî wa a‘ûdzubika minal gharaqi wal haraqi wal harami wa a‘ûdzubika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal maut wa ‘aûdzubika an amûta fî sabîlika mudbiran wa a‘ûdzubika an amûta ladîghan

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari reruntuhan (longsor), dan aku berlindung pada-Mu dari tergelincir, dan aku berlindung pada-Mu dari tenggelam (banjir), terbakar, dan tak berdaya. Dan aku berlindung pada-Mu apabila syetan menjerumuskan padaku ketika akan mati, dan aku berlindung pada-Mu apabila mati dalam keadaan berbalik arah dari jalan-Mu (murtad), dan aku berlindung pada-Mu apabila mati karena disengat". (HR, Abu Dawud)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini