Saat kita tidur, terkadang kita mengalami mimpi. Jika mimpi indah, saat terbangun kita akan tersenyum senang dan berharap mimpi itu menjadi nyata.
Namun kalau ternyata kita malah mimpi buruk, maka kita akan terbangun dengan jantung berdebar, cemas, bahkan berkeringat.

Ketua Ikatan Sarjana Quran dan Hadits Indonesia, Ustadz Fauzan Amin mengatakan, sejatinya terdapat cara-cara yang bisa dilakukan untuk menghindari mimpi buruk.
“Pastikan sebelum tidur, Anda berwudhu terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa sebelum tidur. Lalu hindarilah tidur di saat matahari mau terbit (sehabis subuh) dan matahari mau terbenam (habis asar),” terang Ustadz Fauzan Amin belum lama ini.
Dengan adanya doa dan tata cara yang telah diajarkan Rasulullah SAW, pada dasarnya memang sudah ada cara untuk kita agar bisa terhindar dari mimpi buruk. Selain ini juga dilakukan untuk mengatasi kegelisahan saat bermimpi buruk.
Nah jika Anda mengalami mimpi buruk, Rasulullah SAW mengajarkan doa sebagai berikut,
هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ
.
Huwallâhu, allâhu rabbî, lâ syarîka lahû. A‘ûdzu bikalimâtillâhit tâmmati min ghadhabihi wa min syarri ibâdihi wamin hamazâtis syayâtîni wa an yahdhurûni.