nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengabarkan Rajab Diganjar Pahala 80 Tahun Hadits Shahih atau Dhaif? Simak Penjelasannya

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 11:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 26 614 2174277 mengabarkan-rajab-diganjar-pahala-80-tahun-hadits-shahih-atau-dhaif-simak-penjelasannya-W3e9kwGdSd.jpg foto: ist

MEMBERI kabar gembira memang jadi salah satu keharusan umat Islam, terlebih kabar itu dapat membawa kebaikan. Salah satunya menyebarkan informasi bahwa bulan Rajab 1441 hijriyah sudah tiba, dimana pada waktu tersebut memiliki banyak keutamaan dan berkah.

Hal ini juga diungkapkan oleh Dai kondang Indonesia, Ustadz Azhari Nasution. Ia mengatakan, bahwa bagi siapa saja yang mengabarkan bulan Rajab telah tiba maka orang itu akan mendapatkan ganjaran yang sangat melimpah.

"Ada riwayat yang mengatakan bahwa siapa yang mengabarkan Rajab telah tiba pahalanya sama dengan beribadah 80 tahun," katanya saat dihubungi Okezone, Selasa (25/2/2020).

Sayangnya, kata Azhari, hadist tersebut belum teruji keshahihannya dan masih dalam status hadist yang diragukan (dhaif). Namun demikian hal itu tidak jadi masalah, meski tentang ganjaran mengabarkan datangnya bulan Rajab dan puasa Rajab belum ada dalil shahihnya.

"Wal hasil puasa di bulan Rajab tidak ada masalah, karena ada dalil shahihnya. Jadi masalah adalah ketika berpuasa Rajabnya berdalilkan dari riwayat yang tidak shahih, terlebih lagi palsu," tuturnya.

Kewajiban memberikan kabar gembira pun juga dijelaskan di dalam Alquran, Allah Ta’ala berfirman:

آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا ۙ قَالُوا هَٰذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ ۖ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا ۖ وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Wa basysyirillażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti anna lahum jannātin tajrī min taḥtihal-an-hār, kullamā ruziqụ min-hā min ṡamaratir rizqang qālụ hāżallażī ruziqnā ming qablu wa utụ bihī mutasyābihā, wa lahum fīhā azwājum muṭahharatuw wa hum fīhā khālidụn

Artinya: Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu". Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya" (QS. Al Baqarah: 25).

Rajab sendiri merupakan salah satu bulan yang penting bagi umat Islam. Apalagi Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam pernah bersabda, bahwa bulan Rajab adalah bulannya Allah Ta’ala.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk banyak beramal saleh pada bulan Rajab ini untuk banyak mengingat nikmat yang diberikan Allah Ta’ala kepada seluruh manusia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini