Keutamaan Membaca Qunut, Terlindung dari Penyakit

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 03 Maret 2020 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 618 2177274 keutamaan-membaca-qunut-terlindung-dari-penyakit-veOAGnkKG7.jpg Membaca doa qunut (Foto: Shutterstock)

Qunut jadi salah satu doa yang sudah tidak asing lagi bagi umat Islam, dan sebagian ada yang membaca ketika rakaat terakhir Salat Subuh namun bisa dilafalkan pula di saat-saat tertentu lainnya.

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, doa qunut juga memiliki keutamaan yang sangat luas dan juga komplit. Misalnya seseorang sedang memiliki hajat.

 berdoa

"Segala hajat dan kebutuhan sebagai seorang manusia disebutkan dalam kalimat doa qunut. Pertama, agar selalu memperoleh petunjuk oleh Allah SWT," katanya, Selasa (3/3/2020).

Kedua, terang Ustadz Ainul Yaqin, doa qunut dibaca agar tetap diberikan dan dilimpahkan kesehatan jasmani dan rohani.

Ketika Allah memberikan kesehatan, maka penyakit apapun tidak akan berpengaruh, sebab jasmani dan rohani akan selalu dijaga. Inilah salah satu keutamaan selalu membaca doa qunut.

Ketiga, dengan sering membaca doa qunut maka akan selalu mendapatkan perlindungan dari Allah dari segala ancaman, mara bahaya. "Baik fisik maupun metafisik, akan selalu dalam naungan penjagaan Allah," ujarnya.

Keempat, senantiasa dilimpahkan maghfirah, ampunan oleh Allah, dibersihkan dari dosa, mendapatkan kenikmatan husnul khatimah ketika meninggal dunia.

Kelima, selalu dikaruniai rahmat, keberkahan hidup, kemuliaan, dan Istiqomah. "Dalam doa curahan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW beserta para keluarga dan sahabat-sahabatnya dengan harapan syafa'at Nabi kelak di yaumul qiyamah," pungkasnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Berikut ini adalah doa qunut beserta artinya yang bisa umat Islam amalkan:

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلا يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahummah dini fi man hadait, wa ‘afini fiman ‘afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barik li fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik, wa innahu la yazillu man wa lait, wa la ya’izzu man ‘adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakal hamdu a’la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam

Artinya: "Ya Allah tunjukkanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepadaku pada apa yang telah Engkau berikan. Selamatkanlah aku dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan.

Engkaulah yang menghukum dan bukan dihukum. Tidak hina orang yang Engkau jadikan pemimpin. Tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Bagi-Mu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, keluarga, dan para sahabatnya."(HR. Nasa’i 1746, Abu Daud 1425, Turmudzi 464).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya