3 Jenis Doa Qunut dan Keistimewaannya

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 03 Maret 2020 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 618 2177313 3-jenis-doa-qunut-dan-keistimewaannya-TtUkcB5W1e.jpg Membaca doa qunut (Foto: Pixabay)

Qunut merupakan doa yang paling sering dibaca oleh umat Islam. Doa ini juga kerap dibaca ketika seseorang memiliki hajat atau keinginan.

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, kebanyakan orang tahunya qunut adalah bacaan saat Salat Subuh saja. Namun ternyata ada tiga jenis doa qunut dan masing-masing memiliki keutamaan.

 berdoa

“Ada tiga macam doa qunut,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (3/3/2020).

Tiga doa qunut itu di antaranya:

1. Qunut Nazilah

Qunut Nazilah dibaca saat terjadi peristiwa atau musibah yang menimpa, seperti bencana alam. Selain itu contohnya pada kasus terbunuhnya para ahlul qurra' (para hafidz Alquran) di sumur Ma'unah, wabah penyakit, dan lain sebagainya.

2. Qunut Salat Witir

Qunut Salat Witir biasanya dibaca ketika rakaat ketiga sebelum rukuk, yakni pada setiap salat sunah atau dilakukan pada akhir Salat Witir setelah rukuk, khususnya di separuh kedua bulan Ramadan.

3. Qunut Salat Subuh

Doa qunut ini sudah sangat umum diketahui, yakni dibaca pada rakaat kedua atau terakhir Salat Subuh.

Membaca doa qunut ketika Salat Subuh juga dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Majmu’ yang ditulisnya,

مَذْهَبُنَا أَنَّهُ يُسْتَحَبُّ القُنُوْتُ فِيْهَا سَوَاءٌ نَزَلَتْ نَازِلَةٌ أَمْ لَمْ تَنْزِلْ وَبِهَذَا قَالَ أَكْثَرُ السَّلَفِ

Artinya: “Dalam Madzhab (madzhab Syafi’i) disunahkan membaca qunut dalam Salat Subuh, baik karena ada mushibah maupun tidak. Inilah pendapat mayoritas ulama Salaf.” (al-Majmu’, juz 1, h: 504).

“Sedangkan untuk qunut Subuh, dibacakan pada rakaat kedua Salat Subuh,” terang Ustadz Ainul Yaqin.

Ustadz Ainul Yaqin melanjutkan, beberapa imam atau ulama terdahulu juga memiliki pendapat berbeda-beda tentang kesunahan membaca qunut saat Salah Subuh, di antaranya:

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1. Menurut pengikut Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad doa qunut Salat Subuh hukumnya tidak disunahkan, karena hadits Nabi SAW bahwa ia pernah melakukan doa qunut pada saat Salat Fajar selama sebulan telah dihapus (mansukh) dengan ijmak.

2. Menurut pengikut Imam Malik (Malikiyyah) doa qunut Salat Subuh hukumnya sunah, tetapi disyaratkan pelan saja (sirr).

3. Sedangkan menurut Syafi’iyyah, hukumnya sunah ab’adl (jika lupa atau tertinggal sunah sujud sahwi). Dilakukan pada rakaat kedua salat Subuh. Sebab Rasulullah SAW ketika mengangkat kepala dari rukuk (i’tidal) pada rakaat kedua salat Subuh membaca qunut.

Sementara itu hadits riwayat Ibnu Mas'ud juga menjelaskan hal serupa:

رَوَى ابنُ مَسْعُوْدٍ: أَنَّهُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ قَنَتَ فِيْ صَلاَةِ الفَجْرِ شَهْراً ثُمَّ تَرَكَهُ

Artinya: Diriwayatkan oleh Ibn Mas’ud: “Bahwa Nabi Muhammad SAW telah melakukan doa qunut selama satu bulan untuk mendoakan atas orang-orang Arab yang masih hidup, kemudian Nabi SAW meninggalkannya.” (HR. Muslim).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya