Begini Cara Orang Beriman Menyikapi Wabah Penyakit

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 05 Maret 2020 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 330 2178684 begini-cara-orang-beriman-menyikapi-wabah-penyakit-Cfi1cGnBBO.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

VIRUS Korona COVID-19 mewabah di berbagai negara, bahkan sumber penyakit tersebut sudah masuk ke Indonesia. Mewabahnya penyakit seperti sekarang bukanlah peristiwa pertama di dunia.

Ulama asal Riau Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan lewat akun Instagramnya, @ustadzabdulsomad_official, dalam sejarah Islam wabah penyakit berupakan campak pernah menyerang pasukan Abrahan pada masa lampau.

Lalu jika wabah penyakit menyerang, bagaimana Islam menyikapinya? Hadis Riwayat Al - Bukhari dari Aisyah ra, ia berkata:

"Aku bertanya kepada Rasulullah SAW tentang wabah penyakit. Rasulullah Saw memberitahukan kepadaku: ‘Wabah penyakit itu adalah azab yang diutus Allah kepada orang-orang yang Ia kehendaki. Allah menjadikannya sebagai rahmat bagi orang-orang yang beriman. Jika terjadi suatu wabah penyakit, ada orang yang menetap di negerinya, ia bersabar, hanya berharap balasan dari Allah. Ia yakin bahwa tidak ada peristiwa yang terjadi kecuali sudah ditetapkan Allah. Maka ia mendapat balasan seperti mati syahid".

(HR. Al - Bukhari). Pelajaran dari hadits:

Berdasarkan hadist tersebut Abdul Somad menyampaikan:

Pertama, bahwa wabah penyakit itu azab yang dikirim Allah untuk orang-orang yang Ia kehendaki. “Seperti wabah campak pada pasukan Abrahah, menurut Imam Muhammad Abduh,” tulisnya.

Kedua, orang beriman menyikapinya dengan tetap berikhtiar melakukan langkah antisipasi dan mencari obat, kemudian bersabar, mengharapkan balasan dari Allah, serta yakin bahwa tidak ada sesuatu pun terjadi di luar kuasa dan taqdir Allah.

Ketiga, jika orang beriman seperti itu maka wabah penyakit itu menjadi rahmat baginya. “Keempat, ia mendapat balasan seperti seorang yang mati syahid,” pungkas Abdul Somad.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini