nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masjid Al-Aqsa Segera Dibuka Setelah Idul Fitri

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 21 Mei 2020 01:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 21 615 2217349 masjid-al-aqsa-segera-dibuka-setelah-idul-fitri-gHmEEnl3yF.jpg

Masjid Al-Aqsa di Jerussalem dipastikan akan kembali dibuka setelah libur Hari Raya Idul Fitri usai. Umat Islam di seluruh dunia diperkenankan untuk mengunjungi dan beribadah lagi di tempat tersebut.

Kabar dibukanya kembali Masjid Al-Aqsa ini disampaikan secara resmi oleh Waqf Organization melalui sebuah pesan tertulis. “Konsil telah memutuskan untuk mencabut kebijakan penutupan Masjid Al-Aqsa setelah libur Hari Raya Idul Fitri," tulis pernyataan tersebut.

Sejak dua bulan lalu, Masjid Al-Aqsa memang terpaksa ditutup sementara guna mencegah penularan virus corona atau COVID-19. Namun, setelah kasus corona di Timur Tengah menurun, pemerintah Yerusalem sepakat untuk membuka kembali tempat suci tersebut.

(Baca Juga : Heboh Habib Bahar bin Smith, Apa Beda Habib, Syarif dan Syarifah?)

Kendati demikian, Direktur Masjid Al-Aqsa, Omar Al-Kiswani mengatakan, bahwa pihaknya masih belum dapat memastikan apakah akan ada pembatatasan jumlah pengunjung ketika masjid resmi dibuka.

Pemerintah Yerusalem sampai saat ini dikabarkan akan segera mengumumkan detail peraturan dan mekanisme terbaru yang wajib dipatuhi pengunjung ketika menyambangi Masjid Al-Aqsa.

"Peraturan itu untuk memastikan bahwa kami tidak akan menerima kritik dengan dalih melanggar aturan kesehatan," kata Omar kepada AFP.

Sekadar informasi, kompleks masjid yang terletak di kota tua Yerusalem ini, menjadi salah titik konflik antara Israel dan Palestina. Masjid Al-Aqsa juga diketahui berada di bawah pengawasan Yordania, negara tetangga, yang menguasai Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur. Oleh karena itu, tempat ini tak hanya dianggap suci oleh umat Islam, tetapi juga sangat sakral bagi orang-orang Yahudi.

(Baca Juga : Kisah Wanita Inggris di Zaman Ratu Victoria, Masuk Islam Usai Bertemu Paus)

Mereka bahkan menyebut Masjid Al-Aqsa sebagai Kuil Gunung, dan percaya bahwa tempat ini merupakan salah satu dari dua kuil alkitabiah (yang kedua telah dihancurkan pada 70 Masehi).

Dengan jumlah kasus COVID-19 yang terus menurun, dalam beberapa hari terakhir pemerintah Israel maupun Palestina telah mengurangi aturan pembatasan sosial.

Sementara itu, Tembok Barat (The Western Wall) yang merupakan situs paling suci bagi orang Yahudi juga dilaporkan akan kembali dibuka awal bulan ini. Sayangnya, hanya 300 orang jamaah saja yang diizinkan berkunjung dalam sehari.

(Baca Juga : Arab Saudi Lockdown, Tak Ada Sholat Idul Fitri di Masjidil Haram)

Israel memang menjadi salah satu negara di Timur Tengah dengan jumlah kasus positif terbanyak yakni mencapai 16.650 kasus positif. Di mana 277 di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Sedangkan di Palestina, kasus positif corona relatif lebih rendah hanya berkisar 400 kasus positif saja. Jumlah tersebut didapatkan dari total populasi gabungan di Tepi Barat dan Gaza yang mencapai 4.5 juta jiwa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini