Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seni Hidup Kurang Lebih

Seni Hidup Kurang Lebih
A
A
A

Jawaban itu membuat saya teringat firman Allah SWT, “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir." (QS. Al-Ma’arij: 19). Disadari maupun tidak, mengeluh dalam kesulitan dan kikir saat punya kelebihan harta adalah sifat dasar manusia. Dalam bulan Ramadhan ini kita berlatih keras untuk keluar dari dua sifat dasar itu.

Lebih dari sekadar menahan lapar dan haus, di bulan ini kita sejatinya sedang berlatih menahan diri sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Keluh kesah perlahan kita coba ganti dengan syukur. Di bulan ini kita juga mengeluarkan zakat fitrah dan dianjurkan untuk lebih banyak bersedekah. Zakat dan sedekah insya Allah akan melatih kita untuk pelan-pelan melupakan sifat kikir.

Selain dua sifat dasar itu, seringkali sebab kita merasa kekurangan adalah karena kita ini suka membanding-bandingkan diri dengan orang lain dalam urusan dunia. Padahal Rasulullah SAW pernah bersabda, “Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam urusan dunia sebaiknya memang kita belajar untuk lebih sering melihat ke bawah, dan untuk urusan akhirat kita sebaiknya lebih banyak memandang ke atas. Dengan kata lain: Bersyukur atas nikmat dunia, dan berlomba-lomba mencapai nikmat akhirat.

Sekarang ini, jika ada kawan yang bertanya pada saya, “Bagaimana caranya agar kita bisa menerima gaji PNS yang begitu kecil ini tanpa mengeluh?” Maka saya sudah punya jawaban yang lumayan singkat dan mudah-mudahan melegakan, “Belajarlah soal seni hidup kurang lebih. Maksudnya, ketika dalam kekurangan bisa menerima, dan saat sedang ada kelebihan dapat memberi.”

Kalau itu juga dirasa belum terlalu singkat, maka paling singkatnya begini: Kalau kurang, terima. Kalau lebih, kasih. Kurang lebih begitu. Terima kasih.

Oleh: Ustadz H Azwar Aswin

Pengelola Penelitian LAN RI; anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam.

(Muhammad Saifullah )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement