Begini Cara Muslim Ukraina Rayakan Idul Fitri

Ivankha Yulianto, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 18:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 25 614 2219292 begini-cara-muslim-ukraina-rayakan-idul-fitri-u9Zgdsvgkt.JPG Umat muslim minoritas di Ukraina rayakan Idul Fitri dengan cara berbeda (Foto: Arabnews)

MESKI Idul Fitri adalah hari besar umat Islam, namun sebagian besar perayaannya diilhami dari tradisi lokal, seperti di Indonesia dan Ukraina. Tak seperti di Indonesia, umat muslim di Ukraina termasuk minoritas.

Dilansir Arabnews, umat muslim di Ukraina hanya terdiri dari 1-2 persen dari total populasi 42 juta penduduk. Namun hal ini tak menghalangi umat Islam di sana menciptakan tradisi untuk merayakan Idul Fitri.

Selain menghadiri sholat Idul Fitri di Masjid Pusat Kebudayaan Islam di Kiev, salah seorang umat Islam di Ukraina, Olha Fryndak, menghias rumah dan membeli hadiah untuk anak-anaknya saat Idul Fitri tiba.

“Untuk sesuatu yang dibuat sendiri atau dimasak, kami biasanya membuat kue. Kami sudah terbiasa dengan ini. Jika ada pesta, maka ada kue," ucap Fryndak, kepala Liga Muslimah Ukraina.

Baca juga: WNI di Amerika Rayakan Idul Fitri dengan Makanan Khas Indonesia

Umat Islam di Ukraina juga suka berkumpul dengan orang-orang terkasih saat Idul Fitri. “Bisa jadi itu hari pertama atau kedua. Kami mencoba menemukan hari yang cocok untuk semua orang karena kadang-kadang (Idul Fitri) bisa jatuh pada hari kerja atau sekolah," tuturnya.

Karena Ukraina adalah negara sekuler dengan mayoritas Kristen Ortodoks, tidak semua umat Islam di sana dapat mengambil cuti sehari selama perayaan. Pada 18 Mei, Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan dia berencana untuk menandatangani dekrit yang akan memasukkan Idul Fitri dan Idul Adha ke hari libur keagamaan negara.

Ilustrasi

"Ketika perayaan itu selama bulan-bulan yang lebih hangat, kami biasanya mencoba mengatur piknik di taman atau hutan, barbeque, buah-buahan, sayuran,” kata Fryndak.

Ratusan kilometer jauhnya di Kota Dnipro, saat dalam perjalanan untuk mengunjungi tentara muslim Ukraina di Donetsk, Evhen Hluschenko menggambarkan bagaimana ia dan keluarganya merayakan Idul Fitri.

"Dalam keluarga kami, sebuah tradisi kecil diciptakan yaitu saya selalu memberi istri saya semacam permen, seperti permen khusus," kata Hluschenko, seorang imam di Kota Kharkiv.

Baca juga: Pengalaman Spiritual Rooney di Padang Arafah, Masuk Islam Usai Mendengar Adzan

"Muslim Ukraina berusaha menciptakan tradisi mereka sendiri untuk perayaan ini dan untuk Ramadhan. Kami menganut tradisi Islam dalam kehidupan dan perilaku sehari-hari, tetapi Islam tidak menentukan tradisi nasional mana pun, itulah sebabnya kami berusaha mengisi kekosongan itu," ujar Hluschenko.

Sebagian besar negara Islam menentukan awal Ramadhan dan Idul Fitri melalui komite khusus yang didedikasikan untuk melihat hilal awal bulan.

“Kami memiliki komite khusus untuk fatwa (fatwa agama). Imam dan syekh dengan pendidikan agama, secara kolektif sesuai dengan prinsip Islam shoura (konsultasi) memutuskan hal-hal mendesak seperti itu," kata Mufti setempat, Said Ismagilov.

Administrasi Agama Muslim Ukraina juga mengikuti rekomendasi Turki, karena secara geografis merupakan negara Islam terdekat, serta Dewan Eropa untuk fatwa dan penelitian.

Imbas wabah Covid-19, umat muslim Ukraina seperti muslim lainnya di seluruh dunia, terpaksa tidak dapat melakukan sholat tarawih atau sholat id di masjid.

"Hampir 4.000 muslim berkumpul untuk melakukan sholat id di masjid Pusat Kebudayaan Islam di Kiev sebelum penyebaran Covid-19," tandasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini