5. Puasa Muharam
Berdasarkan hadis dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أفْضَلُ الصِّيَامِ، بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ وَ أفْضَلُ الصَّلاةِ بَعْدَ الفَرِيْضَةِ صَلاةُ اللَيْلِ
"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah yakni bulan Muharam, dan sholat yang paling utama setelah shoat fardu adalah sholat malam." (HR Muslim)
6. Puasa Senin dan Kamis
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاثْنَيْنِ وَالْخَمِيْسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
"Amal-amal ditampakkan pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika ditampakkan amalku dan aku dalam keadaan berpuasa." (Hadis shahih riwayat An-Nasa’i)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang puasa pada hari Senin, Beliau bersabda:
ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيْهِ. وَيَوْمٌ بُعِثْتُ (أَوْ أَنْزِلَ عَلَيَّ فِيْهِ)
"Ia adalah hari ketika aku dilahirkan dan hari ketika aku diutus (atau diturunkan (wahyu) kepadaku)." (HR Muslim)
7. Puasa tiga hari setiap bulan hijriah (ayyaumul bidh)
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu dia berkata:
أوْصَانِى خَلِيْلِى صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَلاثٍ: صِيَامِ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ، وَرَكْعَتَى الضُحَى، وَأَنْ أَوْترَ قَبْلَ أَنْ أَنَامَ
"Kekasihku, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan kepadaku tiga perkara: puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat Sholat Duha, dan salat witir sebelum tidur." (HR Bukhari Muslim)
Lebih dianjurkan untuk berpuasa pada hari bidh yakni tanggal 13, 14, dan 15 bulan Islam (Qomariyah).
Berdasarkan perkataan salah seorang sahabat radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
أَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَصُوْمَ مِنَ الشَّهْر ِثَلاثَةَ أَيَّامِ البَيْضِ: ثَلاثَ عَشْرَةَ، وَ أَرْبَعَ عَشْرَةَ ، وَخَمْسَ عَشْرَةَ
"Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk berpuasa pada tiga hari bidh: tanggal 13, 14 dan 15." (Hadits hasan, dikeluarkan oleh An-nasa’i dan yang lainnya)
8. Berpuasa sehari dan berbuka sehari (puasa Dawud ‘alaihis salam)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أحَبُّ الصِّيَامِ إلى اللهِ صِيَامُ دَاوُدَ، وَأحَبُّ الصَّلاةِ إِلَى اللهِ صَلاةُ دَاوُدَ: كَانَ يَنَامُ نِصْفَ الليل، وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ، وَكَانَ يُفْطِرُ يَوْمًا وَيَصُوْمُ يَوْمًا (متفق عليه)
"Puasa yang paling disukai Allah adalah puasa Nabi Dawud, dan sholat yang paling disukai Allah adalah Sholat Nabi Dawud, adalah Beliau biasa tidur separuh malam, dan bangun pada sepertiganya, dan tidur pada seperenamnya, adalah Beliau berbuka sehari dan berpuasa sehari." (Muttafaqun ‘alaihi)
(Hantoro)