Viral Video Imam Sholat Idul Fitri Lari Tinggalkan Jamaah karena Didatangi Polisi

Restu Prihargayu, Jurnalis · Kamis 28 Mei 2020 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 28 614 2220756 viral-video-imam-sholat-idul-fitri-lari-tinggalkan-jamaah-karena-didatangi-polisi-fVZ2l3IGOt.JPG Umat Islam di Mesir menggelar sholat Idul Fitri (Foto: ask-aladdin/Alaa Ahmed)

SEORANG imam bergelar syaikh di Mesir mendadak viral setelah videonya sedang berlari tersebar di dunia maya. Diketahui peristiwa tersebut berlangsung saat sholat Idul Fitri pada 1 Syawal lalu.

Dilansir dari Alaraby.co.uk, video tersebut menunjukkan seorang syaikh yang tengah memimpin ibadah sholat Idul Fitri mendadak lari meninggalkan jamaahnya.

Ia kabur setelah melihat iringan patroli polisi mendekati kelompok jamaah. Syaikh tersebut lari tunggang langgang dan mengundang tawa orang yang melihatnya.

Baca juga: Kisah Dokter Tirta Masuk Islam, Mimpi Keranda & Dengar Adzan Selama Sepekan

"Lari, Syaikh Mahmoud!" tulis salah satu pengguna media sosial di Twitter.

Pihak berwenang menyebutkan bahwa syaikh itu ternyata imam "tidak resmi". Kementerian Awkaf Mesir pun membenarkan bahwa ia bukan seorang imam yang ditunjuk secara resmi oleh pemerintah.

Berdasarkan data disitat dari laman Worldometers, kasus Covid-19 di Mesir hingga saat ini mencapai angka 19.666 dan 816 orang di antaranya meninggal dunia, dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 5.205. Pandemi ini telah mendorong pihak berwenang untuk memberlakukan tindakan tegas. Termasuk menutup masjid dan melarang pertemuan kelompok serta sholat berjamaah.

Baca juga: Muslim Rohingya: Idul Fitri Tahun Ini Terburuk dalam Hidup Saya

Sebelumnya juga ada video yang memperlihatkan seorang wanita Mesir yang meninggal karena tertular virus corona. Rumah sakit di sana juga telah mengalami krisis karena beberapa dokter yang pergi ke luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara staf garis terdepan pun mulai menghadapi kekurangan pasokan medis dan alat pelindung diri, sehingga mereka pun berisiko terinfeksi virus.

Wakil Menteri Kesehatan Mesir, Ahmed al-Sobki mengatakan, pada awal bulan ini sebanyak 17 rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19 sudah melebihi kapasitas maksimum alias overload. Hal ini pun jadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Mesir, mengingat wabah corona belum juga mereda.

(put)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini