Heboh Pesugihan Kandang Brubah, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 11 Juni 2020 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 614 2228164 heboh-pesugihan-kandang-brubah-bagaimana-hukumnya-menurut-islam-vD4QPCMzof.jpg ilustrasi (stutterstock)

SEGALA bentuk kemusyrikan adalah perbuatan keji, termasuk melakukan pesugihan dengan ritual-ritual memohon pada kekuatan selain Allah, bersekutu dengan jin, untuk mencapai keinginannya seperti kekayaan atau hajat hidup lain.

Salah satu pesugihan yang populer dalam setahun terakhir adalah kandang bubrah. Orang-orang tertarik ikut pesugihan ini berharap akan mendapatkan rezeki atau harta benda dengan meminta bantuan bangsa jin, meski tanpa tumbal. Salah satu kewajiban pelakunya adalah merenovasi rumah atau tempat usaha.

"Biasanya yang menggunakan pesugihan ini tidak mengorbankan tumbal, tapi gantinya adalah membangun rumah terus menerus, merenovasi rumah dengan tujuan akan mendatangkan rezeki terus. Ritual ini juga ada niatan kecil menghadirkan kekuatan selain Allah dzat yang maha pemberi rezeki," ujar Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi Okezone.

Baca juga: Waktu yang Tepat Mandi Junub Sesuai Syariat Islam

Maka menggunakan pesugihan kandang brubah, menurut Ustadz Ainul, hukumnya adalah haram. Hasil yang didapatkannya pun tidak akan berkah, karena hasil bersekutu dengan jin dan setan.

Allah SWT bersabda:

قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَمْ مَنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ

Artinya: “Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya." (QS. Yunus: 31)

"Menduakan Allah dan menyandingkan sesuatu dengan harapan akan mendatangkan rezeki adalah perbuatan syirik, terlebih bersekutu dengan Jin dan setan," ucap Ainul.

 

Dalam kitab Fiqih ‘ala Madzahib al Arba’ah juz 5 halaman 226 dijelaskan tentang hal tersebut:

ما يقع باستخدام الشياطين بضرب من التقرب إليهم والإتصال بهم وساخدامهم وتسخيرهم في قضاء المصالح أو إقاع الضرر والأذى بالخلق أو الإتيان بأخبارهم الماضية عن طريق اتصاله بالقرين . وهذا أشد انواع السحر وأخطره : قال تعالى : { ولكن الشياطين كفروا يعلمون الناس السحر } وكلما كان الساحر أكفر وأخبث وأشد معاداة لله ولرسوله صلى الله عليه و سلم ولعباده المؤمنين كان سحره أقوى

Artinya: "Bahwasanya segala sesuatu yang terjadi dengan mengambil khadam setan-setan dengan cara melakukan (mengikuti) pendekatan dengannya agar menjadikan khadam (Jin atau setan) dan memerintahkannya untuk memenuhi Hajat Hidup, mendatangkan bahaya, menyakiti kepada makhluk lainnya, dan mendatangkan kabar berita yang sudah berlalu dengan cara (perantaraan)menyambungkan Jin Qarin. Hal tersebut merupakan bagian dari lebih kuatnya bermacam-macam jalan sihir."

"Jangan pernah menyekutukan Allah dengan apapun, cukup Allah tempat kita meminta dan bermohon," ujarnya.

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun.” (QS. An-Nisa’ :36)

Lebih lanjut, kata Ustadz Ainul, setiap amal perbuatan tergantung niat, jika dalam niat ada unsur menyekutukan Allah walaupun kecil tinggalkan tanyakan lagi apa tujuan melakukan ritual pesugihan semacam kandang bubrah.

"Kalau memang niatnya mencari kekayaan, atau agar selalu dapat uang dam rezeki dengan jalan merenovasi tiada henti, namanya syirik, tapi jika dia berniat memplaning merenovasi atau membangun rumah dalam rangka motivasi agar terpacu dalam mencari rezeki dari Allah, mungkin ini yang harus diluruskan dan perlu hati-hati," terangnya.

"Sebab mensyukuri nikmat Allah juga tidak perlu ngotot, memaksakan diri membongkar pasang, merenovasi rumah, insya Allah bersyukur dengan berbagi sesama, sedekah akan mendatan rizki, terlebih pesugihan kandang bubrah identik dengan arogansi, sifat sombong yang banyak mendekati fitnah," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini