Lebih lanjut, kata Ustadz Ainul, setiap amal perbuatan tergantung niat, jika dalam niat ada unsur menyekutukan Allah walaupun kecil tinggalkan tanyakan lagi apa tujuan melakukan ritual pesugihan semacam kandang bubrah.
"Kalau memang niatnya mencari kekayaan, atau agar selalu dapat uang dam rezeki dengan jalan merenovasi tiada henti, namanya syirik, tapi jika dia berniat memplaning merenovasi atau membangun rumah dalam rangka motivasi agar terpacu dalam mencari rezeki dari Allah, mungkin ini yang harus diluruskan dan perlu hati-hati," terangnya.
"Sebab mensyukuri nikmat Allah juga tidak perlu ngotot, memaksakan diri membongkar pasang, merenovasi rumah, insya Allah bersyukur dengan berbagi sesama, sedekah akan mendatan rizki, terlebih pesugihan kandang bubrah identik dengan arogansi, sifat sombong yang banyak mendekati fitnah," tambahnya.
(Salman Mardira)