Kemudian, dikutip dari kitab Nashaihul Ibad ditulis oleh Syekh Nawawi Al-Bantani, ia mengajarkan amalan atau wiridan agar meninggal dalam keadaan husnul khatimah:
اللّهُمَّ أَكْرِمْ هٰذِهِ الْأُمَّةَ الْمُحَمَّدِيَّةَ بِجَمِيْلِ عَوَائِدِكَ فِى الدَّارَيْنِ إِكْرَامًا لِمَنْ جَعَلْتَهَا مِنْ أُمَّتِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Artinya: "Ya Allah, muliakanlah umat Nabi Muhammad dengan keindahan orang-orang yang kembali kepada-Mu di dunia dan akhirat, sebagai penghormatan-Mu kepada orang yang telah Engkau jadikan bagian dari umatnya."
Kedua doa tersebut bisa dibaca atau diamalkan setiap selesai sholat fardhu maupun sunah, yakni sebagai salah satu pelengkap doa lainnya.
(Salman Mardira)