Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Doa Ini ketika Masuk Mal yang Baru Dibuka Kembali

Baca Doa Ini ketika Masuk Mal yang Baru Dibuka Kembali
Ilustrasi berdoa. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PADA masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi ini sejumlah pusat perbelanjaan seperti pasar hingga mal diperbolehkan kembali dibuka. Namun tentunya harus diiringi penerapan protokol kesehatan pencegahan coronavirus disease (covid-19).

Di antara mal atau pusat perbelanjaan yang kembali dibuka berada di wilayah DKI Jakarta. Jam operasionalnya pun dibatasi, yakni hanya mulai pukul 11.00 hingga 20.00 WIB. Kemudian jumlah pengunjung mal dibatasi hanya 50 persen dari total kapasitas.

Terkait hal ini, agama Islam pun memiliki panduannya. Kaum Muslimin disunahkan membaca doa ketika memasuki pasar, mal, atau pusat perbelanjaan lainnya. Langkah tersebut guna memberikan keselamatan dan banyak faedah ketika beraktivitas di sana.

Mengutip dari Muslim.or.id, Minggu (14/6/2020), Dari Umar bin Khattab Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ دَخَلَ السُّوق فَقَالَ : لا إِلَه إِلَّا اللَّه وَحْده لا شَرِيك لَهُ، لَهُ الْمُلْك وَلَهُ الْحَمْد، يُحْيِي وَيُمِيتُ، وَهُوَ حَيّ لا يَمُوت، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلّ شَيْء قَدِير، كَتَبَ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ، وَمَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةٍ، وَرَفَعَ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ دَرَجَةٍ – وفي رواية: وبنى له بيتاً في الجنة –

Artinya: "Barangsiapa yang masuk pasar kemudian membaca (zikir):

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyii wa yumiit, wa huwa hayyun laa ya yamuut, bi yadihil khoir, wa huwa ‘ala kulli sya-in qodiir

(Tiada sembahan yang benar kecuali Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, Dialah yang menghidupkan dan mematikan, Dialah yang maha hidup dan tidak pernah mati, di tangan-Nyalah segala kebaikan, dan Dia maha mampu atas segala sesuatu)

Maka Allah akan menuliskan baginya satu juta kebaikan, menghapuskan darinya satu juta kesalahan, dan meninggikannya satu juta derajat –dalam riwayat lain: dan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga."

(HR At-Tirmidzi Nomor 3428 dan 3429; Ibnu Majah Nomor 2235; Ad-Daarimi Nomor 2692; dan Al-Hakim Nomor 1974 dari dua jalur yang saling menguatkan. Dinyatakan hasan oleh Imam Al-Mundziri, dinukil oleh Al-mubarakfuri dalam kitab Aunul Ma'bud 9/273 dan Syaikh Al-Albani dalam Kitab Shahihul jaami Nomor 6231)

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement