UIII Harus Jadi Ikon Pengembangan Islam Moderat

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 17 Juni 2020 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 614 2231822 uiii-harus-jadi-ikon-pengembangan-islam-moderat-z6sAgPhzWf.jpg Wamenag Zainut Tauhid (Okezone.com/Arif)

DEPOK - Universitas Islam Indonesia Internasional (UIII) yang merupakan program strategis nasional ditargetkan harus menjadi ikon pengembangan Islam moderat, sehingga akan ditiru oleh negara lain.

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid mengatakan, dengan penduduk mayoritas muslim, Indonesia harus mengambil peran di dunia internasional.

Baca juga: Kisah Pria Meksiko Jadi Mualaf Usai Jatuh Cinta pada Islam di Dubai

"Melalui UIII, kita ingin menampilkan Islam moderat di pentas dunia, sehingga Indonesia bisa menjadi barometer pengembangan Islam wasathiyah," kata Zainut saat berkunjung ke lokasi pembangunan UIII di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/6/2020).

Dia melanjutkan bahwa, "UIII kelak akan menjadi etalase dan menjadi bagian terpenting sebagai shoft diplomasi."

Pembangunan kampus UIII yang berlokasi di Depok, Jawa Barat terus dikebut pembangunannya, setelah beberapa bulan terkendala pandemi Covid-19.

Wamenag meminta kepada semua pihak untuk saling bahu membahu, mendukung pembangunan UIII. "Sebagai program Strategis Nasional, maka harus ada dukungan dari semua pihak," katanya seperti dikutip dari laman Kemenag.

Dalam proses pembangunan ini, lanjut Zainut, pasti ada kendala. Wamen meminta semua kendala khususnya terkait pembebasan lahan, diselesaikan dengan pendekatan pesuasif, agar tidak ada gesekan-gesekan.

"Kendala pembebasan lahan, harus diselesaikan dengan pendekatan yang sangat serius dan harus dengan pendekatan humanis," pungkasnya.

Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Kampus UIII, Syafrizal mengatakan, pembangunan kampus UIII dibagi menjadi tiga paket, semua paket pembangunan dikerjakan oleh perusahaan BUMN.

"Paket 1 berupa gedung Rektorat, gedung Fakultas dan kawasan Plaza baru mencapai 17,22 %. Paket 2 berupa asrama dan rumah dosen sudah 95,19%. Dan paket 3 berupa pagar dan infrastruktur penunjang sudah mencapai 90,08%," jelas Syafrizal.

Tampak hadir mendampingi Wamen, Direktur PTKI Arskal Salim, Rektor UIII, Kepala Biro Perencanaan Kemenag, Pejabat Pembuat Komitmen pembangunan Kampus UIII, serta para pejabat Kemenag dan UIII, pimpinan proyek pembangunan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini