ISLAM mengenal bulan-bulan tertentu yang memiliki keutamaan masing-masing. Umat muslim pun dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di dalamnya. Salah satu bulan mulia ialah Zulkaidah.
"Bulan Zulkaidah termasuk bulan haram, bulan suci. Perbuatan atau amal baik dilipat gandakan pahalanya. Begitu pula amal buruk, dilipatgandakan dosanya karenanya perbanyaklah amal baik di bulan ini sangat dianjurkan," ujar Ketua Program Pendidikan Manhaj Istinbath Fatwa Lembaga Dakwah Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Ponpes Suryalaya Jakarta, Ustadz Rakhmad Zailani Kiki saat dihubungi Okezone, Kamis (2/7/2020).
Ustadz Rakhmad mengatakan, amalan sunah yang dianjurkan pada bulan Zulkaidah ini antara lain rajin membaca Alquran, sedekah, zikir, puasa dan lainnya.
Baca juga: Kunjungi Pesantren Aa Gym, Baim Wong: Suasananya Asri seperti di Puncak
Dari Abu Bakrah radhiyallahu 'anhu bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
Artinya: "Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Zulkaidah, Zulhijjah, dan Muharram. Kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban," (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 4477).