Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

20 Nama Lain Hari Kiamat yang Tertulis dalam Alquran

Novie Fauziah , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2020 |12:14 WIB
20 Nama Lain Hari Kiamat yang Tertulis dalam Alquran
Ilustrasi (Foto: Vox)
A
A
A

KETUA Program Pendidikan Manhaj Istinbath Fatwa Lembaga Dakwah Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Ponpes Suryalaya Jakarta, Ustadz Rakhmad Zailani Kiki mengatakan, kiamat atau hari di mana akhir segala kehidupan dan urusan nama ini memang selalu menjadi perbincangan yang tidak pernah putus.

"Mengenai kapan waktu terjadinya kiamat, nyaris semua ulama sepakat tidak ada makhluk baik di bumi dan di langit yang mengetahuinya," katanya saat dihubungi Okezone.

Selain itu kiamat tidak hanya berarti hari akhir, namun terdapat nama lain yang juga tertulis di dalam Alquran tetang waktu tersebut. "Ada 20 nama yang tertulis di dalam Alquran," ujarnya.

Berikut ini adalah 20 nama lain dari hari kiamat yang tertulis di dalam Alquran:

1. Yaumul Ba'ats (Hari Kebangkitan)

Pada hari itu semua manusia akan dibangkitkan kembali, dan manusia yang tidak bertakwa mereka akan merasa kesulitan. Allah berfirman:

فَيَوْمَئِذٍ لَّا يَنفَعُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مَعْذِرَتُهُمْ وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ

(Fa yauma`iżil lā yanfa'ullażīna ẓalamụ ma'żiratuhum wa lā hum yusta'tabụn).

Artinya: "Maka pada hari itu tidak bermanfaat (lagi) bagi orang-orang yang zalim permintaan uzur mereka, dan tidak pula mereka diberi kesempatan bertaubat lagi," (QS. Ar-Rum: 57).

Baca juga: 7 Golongan yang Dinaungi Allah Ta'ala ketika Hari Kiamat

2. Yaumul Hisab (Hari Perhitungan)

Setelah dibangkitkan segala amal perbuatan manusia akan dihisab, dan yang akan menentukan mereka masuk surga atau neraka tergantung dengan amalnya. Allah berfirman:

ٱلْيَوْمَ تُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا كَسَبَتْ ۚ لَا ظُلْمَ ٱلْيَوْمَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ

(Al-yauma tujzā kullu nafsim bimā kasabat, lā ẓulmal-yaụm, innallāha sarī'ul-ḥisāb).

Artinya: "Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya." (QS. Al Mu'min:17).

4. Yaumul Hasrah (Hari Penyesalan)

Manusia yang tidak beriman akan merasakan penyesalan yang sangat dalam, karena selama di dunia mereka terlah lalai dan tidak mematuhi perintah agama. Allah berfirman:

وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ ٱلْحَسْرَةِ إِذْ قُضِىَ ٱلْأَمْرُ وَهُمْ فِى غَفْلَةٍ وَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

(Wa anżir-hum yaumal-ḥasrati iż quḍiyal-amr, wa hum fī gaflatiw wa hum lā yu`minụn).

Artinya: "Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman." (QS. Maryam: 39).

5. As-Sa'ah (Hari yang Menentukan)

Hari kiamat adalah penentuan dari nasib manusia, sejak lahir hingga akhir. Allah berfirman:

اِنَّ السَّاعَةَ لَاٰتِيَةٌ لَّا رَيۡبَ فِيۡهَا وَلٰـكِنَّ اَكۡثَرَ النَّاسِ لَا يُؤۡمِنُوۡنَ

Artinya: "Sesungguhnya hari Kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman," (QS. Ghafir: 59).

6. Yaumut Tanad (Hari Saling Memanggil)

Di hari akhir nanati semua amalan perbuatan akan memanggil, jika mereka berbuat dosa maka neraka akan menantinya. Allah berfirman:

وَيٰقَوۡمِ اِنِّىۡۤ اَخَافُ عَلَيۡكُمۡ يَوۡمَ التَّنَادِۙ

Artinya: "Dan wahai kaumku! Sesungguhnya aku benar-benar khawatir terhadapmu akan (siksaan) hari saling memanggil." (QS. Ghafir: 32).

7. Yaumul Fash (Hari Pemisahan atau Keputusan)

Dimaksud dengan pemisahan ini adalah sebagai pembeda, mana orang beriman dan tidak. Allah berfirman:

هَٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

(Hāżā yaumul-faṣlillażī kuntum bihī tukażżibụ)

Artinya: "Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya," (QS. Ash-Shaffat: 21).

8. Yaumul Jama' (Hari Berkumpul)

Pada hari kiamat manusia akan berkumpul, mulai dari masa Nabi Adam AS, hingga orang-orang yang hidup di akhir zaman. Allah berfirman:

وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ قُرْءَانًا عَرَبِيًّا لِّتُنذِرَ أُمَّ ٱلْقُرَىٰ وَمَنْ حَوْلَهَا وَتُنذِرَ يَوْمَ ٱلْجَمْعِ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ فَرِيقٌ فِى ٱلْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِى ٱلسَّعِيرِ

(Wa każālika auḥainā ilaika qur`ānan 'arabiyyal litunżira ummal-qurā wa man ḥaulahā wa tunżira yaumal-jam'i lā raiba fīh, farīqun fil-jannati wa farīqun fis-sa'īr).

Artinya: "Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Quran dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura' (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga, dan segolongan masuk Jahannam." (QS. Asy-Syura: 7).

9. Yaumul Wa'id (Hari yang Dijanjikan)

Segala yang dijanjikan oleh Allah akan terwujud ketika sangkakala meniupkan terompetnya. Allah berfirman:

وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ ٱلْوَعِيدِ

(Wa nufikha fiṣ-ṣụr, żālika yaumul-wa'īd)

Artinya: "Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari terlaksananya ancaman," (QS. Qaf: 20).

10. Yaumul Khulud (Hari yang Kekal)

Dunia hanya sementara, sedangkan yang kekal adalah ketika kehidupan di akhirat. Seperti dijelaskan dalam Alquran Allah berfirman:

ٱدْخُلُوهَا بِسَلَٰمٍ ۖ ذَٰلِكَ يَوْمُ ٱلْخُلُودِ

(Udkhulụhā bisalām, żālika yaumul-khulụd)

Artinya: "Masukilah surga itu dengan aman, itulah hari kekekalan." (QS. Qaf: 34).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement