SECARA bahasa sholawat ialah doa, memberi berkah, dan ibadah. Secara istilah maknanya adalah ungkapan sanjungan, kekaguman, sekaligus permohonan seorang hambanya kepada Allah SWT.
Macam-macam sholawat Nabi harus diketahui oleh umat Islam. Membaca sholawat adalah ibadah dan menuai pahala. Sholawat juga merupakan bentuk pengakuan sekaligus kecintaannya kepada Nabi Muhammad SAW.
Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali." (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).
Dalam hadist yang diriwayatkan Imam Tirmidzi, Nabi memberi ganjaran surga bagi orang-orang yang sering bersholawat kepadanya.
"Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca sholawat kepadaku." (HR Tirmidzi).
Baca juga: Kenapa Rasulullah Menganjurkan Berdoa di Waktu Maghrib?
Keutamaan lain dari sholawat adalah dimudahkan segala urusan, mudah dikabulkan doa jika diawali dengan pujian kepada Allah dan bersholawat kepada Nabi, lalu dimudahkan rezeki dan lainnya.
Ada banyak bacaan atau lafadz sholawat. Sekarang sholawat juga kerap dilantunkan dalam berbagai irama sehingga terdengar lebih syahdu.
Berikut dua lirik sholawat Nabi yang bisa kamu lantunkan:
1. Lirik Sholawat ‘Ya Nabi Salam 'Alaika’
Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika
Asyroqol Badru ’Alaina
Fakhtafat Minhul Buduruu
Mitsla Husnik Maa Ro’aina
Khottu Ya Wajha Sururii
Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika
Anta Syamsun Anta Badrun
Anta Nuurun Fauqo Nuuri
Anta Iksiru Wagholi…
Anta Misbahus Shuduri
Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika
Ya Habibi Ya Muhammad
Ya ’Arusal Khofiqoini
Ya Muayyad Ya Mumajaad
Ya Imamal Qiblataini
Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika
2. Lirik Sholawat Nabi ‘Tibbil Qulub’ dan artinya
llohumma Sholli ala sayyidinaa muhammadin
(Ya Allah, berikanlah rahmat kepada baginda kami Nabi Muhammad)
Thibbil qulubi wa dawa ihaa
(Berkat beliau (Nabi Muhammad SAW) Engkau menyembuhkan hati)
Wa afiyatil abdaani wa syifaa ihaa
(Dan menyehatkan tubuh serta menjadi penawar)
Wa nuuril abshoori wa dhiyaa ihaa
(Mengaruniai cahaya penglihatan serta memberikan kesembuhan penyakit)