Share

Mana Lebih Baik, Kurban Sapi Apa Kambing?

Salman Mardira, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 330 2242999 mana-lebih-baik-kurban-sapi-apa-kambing-LwI7MWMrkb.jpg Ilustrasi sapi kurban (Dok Okezone)

HARI Raya Idul Adha 1441 Hijriah segera tiba. Ibadah yang paling disunahkan pada momentum ini adalah menyembelih hewan kurban, ritual yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim sebagai bentuk ketakwaan, keikhlasan dan syukur kepada Allah SWT.

Bagi yang ingin berkurban sudah bisa menyiapkan hewan ternak yang akan disembelih, bisa sapi, kerbau, kambing, atau domba. Sapi atau kerbau bisa untuk maksimal tujuh orang. Sedangkan sapi atau domba hanya untuk satu orang.

Baca juga: Hukum Berkurban untuk Orang Sudah Meninggal

Nah, di antara hewan-hewan tersebut, mana yang paling baik untuk dikurbankan sebagaimana dilakukan Rasulullah?

Pendakwah Ustadz Khalid Basalamah mengatakan, kambing atau domba lebih afdhal disembelih untuk kurban ketimbang sapi atau unta. Kenapa?

“Karena Nabi Salallahu a’alaihi wasallam berkurban dengan kambing dan domba,” kata Ustadz Khalid dalam dakwahnya yang disiarkan melalui chanel Youtube seperti dikutip Okezone, Rabu (8/7/2020).

Nabi Muhammad memilih berkurban domba hingga puluhan ekor tiap Idul Adha. Padahal kondisi ekonomi Rasulullah sangat mampu untuk menyembelih unta. Nabi Muhammad memiliki unta-unta terbaik sebagai tunggangannya dan istri saat itu.

“Nabi Salallahu a’alaihi wasallam saat itu menyembelih domba. Beliau menyembelih 65 ekor untuk beliau sendiri," ujarnya.

Ustadz Khalid menyebutkan domba yang disembelih Rasulullah berwarna putih dan hitam. Jadi, jika mau lebih afdhal dalam berkurban, Khalid menyarankan silakan menyembelih kambing atau domba warna putih dan hitam seperti dilakukan Nabi.

Daging kambing atau domba adalah salah satu makanan kesukaan Rasulullah, sehingga dianjurkan untuk dimakan.

Dalam hadist diriwayatkan Imam Bukhari, kata Ustadz Khalid, dijelaskan bahwa Nabi Salallahu a’alaihi wasallam sangat gemar memakan paha kambing.

"Jadi kalau seorang muslim, muslimah makan kambing karena ingin ikuti Nabi yang gemar makan kambing, itu pahala," ujarnya.

Kambing juga memiliki keistimewaan. Karena pada akikah yang disembelih juga kambing atau domba, tak boleh hewan lain. Untuk anak laki-laki akikahnya 2 ekor kambing, dan anak perempuan 1 ekor kambing.

"Dan disunahkan makan sebagian dari dagingnya, berarti ada anjuran makan kan? Ini tidak berlaku bagi hewan lain," sebutnya.

Baca juga: Doa Tidak Akan Tertolak di 8 Tempat Masjidil Haram Ini

Sementara sapi atau kerbau tetap bisa dikurbankan maksimal untuk tujuh orang. “Kalau misalnya satu sapi ada tiga orang, ya bisa juga, enggak usah paksain lagi cari orang. Makin sedikit orang makin besar pahalanya.”

Kurban hukumnya sunah. Tapi, Ustadz Khalid menilai kurban hukumnya wajib bagi orang yang mampu. Maka jika ia mampu secara ekonomi, namun tidak mau berkurban, maka berdosa karena itu perintah Allah langsung.

Ia mengutip dalil perintah kurban di Surah Al Kautsar ayat 2, “fasallili rabbika wanhar yang artinya dirikanlah sholat karena Rabbmu dan berkubanlah.”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini