Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hukum Jual-Beli ketika Waktu Sholat Jumat Tiba

Hukum Jual-Beli ketika Waktu Sholat Jumat Tiba
Ilustrasi jual-beli. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)
A
A
A

Hal ini jika berpegang pada pendapat bahwa azan Sholat Jumat boleh dua kali. Adapun jika azan Jumat hanya sekali maka ketika azan itu dikumandangkan maka sudah tidak boleh berjual-beli.

Baca juga: Jumat Pagi Awali dengan Baca Surah Al Kahfi, Keutamaannya Sangat Besar 

Sholat Jumat di tengah pandemi virus corona (covid-19). (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)

Ibnu Qudamah mengatakan:

والنداء الذي كان على عهد رسول الله صلى الله عليه و سلم هو النداء عَقِيْب جلوس الإمام على المنبر ، فتعلق الحكم به دون غيره . ولا فرق بين أن يكون ذلك قبل الزوال أو بعده

Artinya: "Azan (Sholat Jumat) yang ada di zaman Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam hanyalah azan setelah imam duduk di mimbar. Maka larangan jual-beli ini dikaitkan pada azan tersebut bukan azan yang lainnya. Dan tidak ada bedanya apakah itu sebelum zawal ataukah sesudah zawal." (Al Mughni, 2/145).

Ringkasnya, ketika imam sudah naik mimbar lalu setelah itu azan dikumandangakan maka berlakulah larangan jual-beli di saat itu juga.

Wallahu a'lam.

Baca juga: Gaya Hidup Sehat ala Rasulullah agar Terhindar dari Penyakit 

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement