Masjid Koutobia di Maroko, Penuh Sejarah Berciri Menara Tinggi Menjulang

Muhammad Hafizh Arya Pradana, Jurnalis · Selasa 14 Juli 2020 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 615 2246268 masjid-koutobia-di-maroko-penuh-sejarah-berciri-menara-tinggi-menjulang-kEi2zk4kOt.jpg Masjid Koutobia di Kota Marrakesh, Maroko. (Foto: Unsplash)

DI Kota Marrakesh, Maroko, terdapat yang megah dan bersejarah. Masjid tersebut adalah Masjid Koutobia. Masjid ini didirikan pada tahun 1184–1199 di bawah pemerintahan Dinasti Almohad, Khalifah Yaqub Al Mansur.

Sebagaimana dikutip dari Travel-exploration, Selasa (14/7/2020), nama Koutoubia berasal dari bahasa Arab yakni Al Koutoubiyyin yang artinya 'pustakawan', karena sekira abad ke-12 dan 13 masjid ini dikelilingi oleh banyak penjual naskah atau buku-buku. Ketika itu mereka meletakkan buku-buku dan manuskrip di kios-kios depan masjid. Sebanyak 100 penjual buku bekerja di jalan-jalan di dasar masjid.

Baca juga: Erdogan Tanda Tangani Dekrit Perubahan Hagia Sophia Jadi Masjid 

Di Masjid Koutobia terdapat sebuah menara yang tinggi menjulang. Menara tersebut dilaporkan memiliki ketinggian mencapai 77 meter. Bangunan inilah yang menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke sana.

Menara Masjid Koutobia juga menjadi simbol dari Kota Marrakesh. Terdapat satu ruangan di bagian atas yang dahulu menjadi tempat muazin mengumandangkan azan. Bangunan tersebut dibangun dalam gaya Almohad tradisional.

Masjid Koutobia di Kota Marrakesh, Maroko. (Foto: Unsplash)

Pada bagian puncak menara Masjid Koutobia terdapat empat bola yang terbuat dari emas. Awalnya hanya terdapat tiga bola, kemudian bola keempat didonasikan oleh istri Yaqub Al Mansur karena gagal berpuasa Ramadhan.

Menara Masjid Koutobia memiliki dinding batu merah muda yang dihiasi motif bunga dan ukiran lainnya yang juga banyak terlihat pada bangunan di seluruh Maroko.

Baca juga: Masjid Pakuncen, Berdesain Unik Menyerupai Kerajaan Majapahit dan Mataram 

Sebelum dibangunnya Masjid Koutobia, berdiri pula masjid-masjid Almoravid. Almoravid ditaklukkan oleh Almohad pada tahun 1147, akibatnya masjid mereka dihancurkan kemudian dibangun kembali oleh Almohad.

Masjid-masjid Dinasti Almohad memiliki desain baru bergaya masa depan dengan ciri khas menara. Masjid-masjid tersebut dirancang oleh arsitek pada abad ke-13 dan 14.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Bangunan Masjid Koutobia sendiri pernah direkonstruksi ulang karena arah kiblatnya salah. Sampai saat ini puing-puing bekas rekonstruksi masih bisa dilihat dengan jelas.

Masjid Koutobia diklaim menjadi masjid terbesar di dunia dengan 112 kolom yang meliputi area seluas 58.000 meter persegi. Masjid Koutoubia dilaporkan tidak terbuka untuk non-Muslim.

Baca juga: Mengenal Kamal Ismail, Arsitek Masjidil Haram yang Menolak Bayaran Sepeser Pun 

Masjid Koutobia di Kota Marrakesh, Maroko. (Foto: Unsplash)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya