Kisah Harta Anak Yatim Dikuasai Orang Lain, Akhirnya Kembali Sendiri

Ade Naura, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 23:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 330 2253056 kisah-harta-anak-yatim-dikuasai-orang-lain-akhirnya-kembali-sendiri-kG6MiuFogj.jpg (Foto: King Center)

Menyantuni anak yatim merupakan ajaran agama yang mulia. Namun, masih saja ada orang yang tidak mengamalkannya. Sebaliknya, mereka menguasai harta anak yatim dan akhirnya mendapat murka Allah.

Dalam suatu ceramah di akun youtube Audio Dakwah, Ustadz Adi Hidayat menceritakan sebuah kisah yang didapat dari temannya di Kairo, Mesir. Kisah tersebut bertutur tentang seorang pria kaya yang meninggal dan tinggalah istri dan anak semata wayangnya. Tentu dengan meninggalnya sang ayah ada warisan yang diberikan kepada istri dan anaknya ini.

Namun, tiba-tiba paman dari anak ini datang dan menawarkan untuk mengelola harta tersebut, agar hasilnya bisa dipakai untuk menghidupi keluarga tersebut. Tanpa ragu, ibu dan anaknya memberikan kepercayaannya kepada pamannya.

Dihadirkannya notaris untuk menyaksikan, dicatat semua dokumen yang ada. Lalu, setelah itu harta yang telah diserahkan itu dibawa oleh pamannya jauh sampai ke Amerika. Di sana, sang paman ini memiliki perusahaan yang sukses dan berkembang di mana-mana, menikah dengan seorang wanita asal Amerika dan memilki anak.

Ketika itu, ia sempat kembali ke tempat asalnya dan membuka cabang perusahaannya. Mirisnya, anak yatim yang hartanya tergadaikan oleh pamannya ini mencoba melamar kerja di perusahaan pamannya. Ketika datang, ia diusir oleh pamannya sendiri.

Pamannya ini juga membangun rumah untuk keluarganya tinggal hasil dari kesuksesannya selama 15 tahun itu, karena keluarganya dari Amerika ingin datang ke tempat asalnya. Ketika ia menjemput keluarganya dari bandara dengan mobil mewah, seketika di jalan sekeluarga kecelakaan. Iya, sang paman dan keluarganya wafat dalam kecelakaan mobil.

Setelah kejadian ini, maka ada satu persoalan yaitu kepada siapa warisan pamannya itu diberikan. Ternyata, setelah dilihat dalam catatan notarisnya tidak ada ahli warisnya. Namun, dilihat silsilah ahli warisnya adalah anak yatim tersebut, keponakannya. Hanya dia saja.

“Perhatikan bagaimana Allah kemudian mengatur harta anak ini selama 15 tahun dikelola oleh pamannya. Walaupun ia merasa sakit, kurang menyenangkan perlakuannya, tapi perhatikan cara Allah untuk mengembalikan seluruh hartanya,” ujar Ustadz Adi Hidayat.

Ustadz Adi Hidayat menambahkan, “ Dunia Anda teratur, harta Anda, mencari dengan cara yang halal sudah Allah siapkan rezekinya. Tidak akan tertukar. Harta dan rezeki tidak akan tertukar, akan diberikan sesuai hidupnya sampai Anda wafat. Jadi, jika rezeki belum terpenuhi Anda tidak akan wafat. Saya katakan bahwa rezeki dan kematian itu bersanding.”

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini