Kisah Mualaf Pengedar Narkoba, Awalnya Benci Nabi Akhirnya Masuk Islam

Muhammad Hafizh Arya Pradana, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 00:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 06 614 2258214 kisah-mualaf-pengedar-narkoba-awalnya-benci-nabi-akhirnya-masuk-islam-xPl60IuX3D.jpg Wendy Lofu (Capture Vertizone TV)

HIDAYAH bisa datang ke siapa saja. Seseorang yang awalnya membenci Islam, dalam sekejap bisa menjadi mualaf kalau Allah SWT membalikkan hatinya. Ini seperti yang dialami Wendy Lofu, pengedar narkoba yang pernah mendekam di penjara.

Awalnya Wendy Lofu sangat membenci Nabi Muhammad, tapi akhirnya ia jatuh cinta dan masuk Islam.

Wendy Lofu mengakui mulanya masuk Islam karena terpaksa, agar bisa leluasa bisa belajar Alquran dan hadist Nabi. “Tujuan saya membaca isi Alquran dan hadist adalah untuk memfitnah Islam, memfitnah Rasulullah SAW,” katanya dalam acara Muslim Weekland seperti dikutip dari video di channel Youtube Vertizone TV, Kamis (6/8/2020).

Baca juga:  Mana Sih Lebih Baik, Poligami atau Monogami?

Namun, hal tak terduga terjadi. Semakin ia mempelajari isi Alquran, semakin tahu kebenaran tentang Islam hingga akhirnya memutuskan menjadi mualaf. Wendy menyesali perbuatan masa lalunya.

“Itu adalah kekhilafan saya sehingga Allah membalikan hati saya, membuat saya jatuh cinta kepada Rasulullah dan membuat saya cinta kepada Islam,” ujar Wendy.

Wendy pernah mendekam di penjara dan bertemu Ustadz Yunan dan darinya ia mulai belajar tentang Islam sebenarnya.

Awalnya ia menganggap Islam sebagai agama penuh kekerasan, mengajarkan perang, dan tidak ramah dengan Islam karena ada anjuran poligami seperti dilakukan Rasulullah.

“Saya ingin memfitnah Islam, Islam mengajarkan perang, Islam itu radikal, Alhamdullilah, Allah memutar balik dengan isi Alquran, semua jawaban ada di situ. Islam cinta damai, Islam menggunakan poligami ini untuk memuliakan wanita,” ujar pria yang biasa disapa Koh Wendy.

 

Untuk membuktikan kebenaran Alquran, Wendy ikut meriset sendiri apa yang dipelajarinya dari Alquran dan ternyata keraguannya terjawab. Salah satunya soal bulan terbelah yang disebut dalam Alquran sejak lebih dari 1.400 tahun lalu.

Wendy mengaku itu sesuatu yang luar biasa karena saat itu belum ada microsoft, teleskop dan teknologi seperti sekarang, dan Alquran sudah menyebutkan soal bulan terbelah. Setelah teknologi ditemukan, para ilmuwan kemudian membuktikan bulan terbelah itu ilmiah.

“Siapa yang berani mengatakan bulan pernah terbelah? Hanya di Alquran dan NASA membuktikan bahwa bulan pernah seperti terbelah,” ujar Wendy.

Wendy juga kagum dengan penjelasan Alquran sejak 1.400 tahun lalu tentang di bawah laut ada air tawar yang mengalir.

“Bagaimana Rasulullah mengatakan bahwa ada air tawar yang mengalir (di laut), padahal ia berada di tengah-tengah gurun pasir yang tandus dan tidak mungkin adanya lautan. Semua yang ada di dalam Alquran setelah saya teliti 75% itu benar adanya, sisanya masih ambigu. Kenapa? Karena benar terjadi namun kita tidak tahu, karena kelemahan kita sebagai manusia. Atau Allah sedang mempersiapkan masa depan. Tidak mungkin islam itu salah.”

Wendy bertekat menjadi muslim yang baik dan ingin terus berdakwah. Salah satu sasarannya adalah penjara. Menurutnya orang-orang dalam penjara haus dengan ilmu dan mereka sangat rentan murtad karena masalah dialaminya.

“Dalam Aquran kita punya tugas berdakwah walaupun hanya satu ayat. Saya usahakan itu walaupun hal kecil. Insya Allah Islam akan berjaya kembali,” ujar Wendy Lofu yang ingin jadi mujahid Islam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini