"Dulu perjuangan banget buat dapat restu ibu untuk mondok dan menghafal Alquran. Ya mungkin itu memang salah satu ujian saya saat ingin fokus menghafal,” kata Nisa dalam keterangan resmi yang dibagikan Daarul Quran.
“Tapi Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu sekarang ibu jadi terbuka dan merestui banget apa yang saya lakukan, terlebih saat kemarin saya ujian tahfidz di rumah yang disaksikan langsung sama bapak ibu itu salah satu hal yang membuat ibu akhirnya luluh," tambahnya.
Nisa berhasil menjadi santri terbaik pada ujian tahfidz kali ini. Harapannya, ilmu yang dimiliki Nisa menjadi ilmu yang bermanfaat dan senantiasa diberikan kemudahan, kekuatan, dan keistiqamahan dalam menjalani aktivitasnya dalam menimba ilmu.
(Rizka Diputra)