Menag: Ulama Tak Kenal Lelah Mengabdi pada Bangsa

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 08 Agustus 2020 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 08 614 2258915 menag-ulama-tak-kenal-lelah-mengabdi-pada-bangsa-I9GrW5lxer.jpeg Menag Fachrul Razi (Okezone.com/Arif)

JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, ulama adalah tokoh yang tak pernah lelah mengabdi kepada bangsa dan negara dari dulu hingga sekarang. Ia memuji kiprah Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai wadah berkumpul alim ulama dalam pembangunan bangsa.

"Ulama yang tak kenal lelah mengabdi dan mengawal bangsa sepanjang waktu. Semoga MUI terus berkiprah dan memberi warna bagi pembangunan Indonesia, bangsa Indonesia," ujarnya di acara Milad ke 45 MUI yang diadakan secara virtual, Jumat (7/8/2020) malam.

Baca juga:  Milad Ke-45, MUI Perkokoh Dakwah dan Toleransi

MUI merupakan wadah persatuan para ulama yang ikut mengusir para penjajah pada era pra kemerdekaan. Setelah merdeka, kehadiran MUI juga masih terus diharapkan oleh umat sampai sekarang.

"Salah satu unsur penting dalam perjuangan (Indonesia) tersebut adalah hadirnya para ulama, dan tokoh-tokoh agama yang kemudian bergabung dalam wadah Majelis Ulama Indonesia atau biasa disebut dengan MUI. Didirikan pada tanggal 17 Rajab 1395 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 26 Juni 1975 Masehi oleh Munas pertama Majelis Ulama se-Indonesia di Jakarta," tuturnya.

 

"MUI adalah wadah musyawarah ulama dan cendekiawan muslim untuk mengamalkan ajaran Islam untuk ikut serta mewujudkan masyarakat yang Aman damai adil makmur rohaniah dan jasmaniahnya diridhoi Allah Subhanahu wa taala dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambahnya.

Baca juga:  Rais Aam PBNU: MUI Harus Merajut Benang Perbedaan Menjadi Pakaian Indah

Menag bilang, fatwa-fatwa yang dikeluarkan MUI yang meluruskam dan menyejukan masyarakat, yakni di tengah-tengah persoalan, khususnya wabah Covid-19 yang sedang dihadapi kali ini.

Kementerian Agama dan MUI merupakan partner yang saling berdampingan. Terlebih, sebagian langkah-langkah yang diambil MUI sejalan dengan pemerintah.

"Banyak fatwa yang telah diterbitkan MUI, dan itu sangat berhubungan dengan tugas-tugas Kementerian Agama dan masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersamaan," pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini