Museum Kereta Api Hijaz Peninggalan Khalifah Turki Usmani di Madinah

Salman Mardira, Jurnalis · Sabtu 08 Agustus 2020 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 08 615 2259064 museum-kereta-api-hijaz-peninggalan-khalifah-turki-usmani-di-madinah-uy63yf4QcD.jpg Museum Kereta Api Hijaz di Madinah, Arab Saudi (Saudi Tourism/Arab News)

STASIUN Kereta Api Hijaz di Madinah, Arab Saudi kini sudah berubah fungsi jadi museum. Terletak di luar wilayah Madain Saleh, Museum Kereta Api Hejaz menampilkan bagian dari jaringan kereta api peninggalan Turki Usmani yang pernah melintasi Hijaz atau Arab Saudi bagian barat.

Melansir laporan Arab News, Sabtu (8/8/2020), para pengunjung dapat mempelajari betapa pentingnya sistem transportasi bagi Islam dan melihat beberapa peninggalan stasiun Al Ula, termasuk rel dan kereta asli.

Baca juga: Masjid Bersejarah Era Kekaisaran Ottoman di Yunani Dilempari Batu

Stasiun aslinya yang dibom oleh Inggris pada 1917, masih berdiri di wilayah Al Ula. Wisatawan dapat mengambil foto kompleks itu, tetapi tidak diizinkan masuk.

Kereta api Hijaz adalah proyek monumental yang diusulkan pada awal abad ke-20 oleh Kekaisaran Ottoman atau Turki Usmani.

Jalur tersebut dimaksudkan untuk memudahkan ziarah ke Madinah bagi umat Islam di negara-negara terpencil, tetapi karena biaya overhead yang sangat besar, dan komplikasi dengan pembangunan setelah dimulainya Perang Dunia I, jalur tersebut ditutup dan tidak pernah diaktifkan kembali.

Sisa-sisa jalur, yang membentang dari Damaskus hingga Madinah, ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan merupakan salah satu landmark paling berharga di Arab Saudi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini