Masa Sulit Melanda, Amalkan Doa Ini agar Pikiran Terang Hati Riang

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 11 Agustus 2020 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 618 2260580 masa-sulit-melanda-amalkan-doa-ini-agar-pikiran-terang-hati-riang-IWcD8H5Eez.jpg ilustrasi (stutterstock)

WAKIL Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, banyak doa yang bisa dipanjatkan untuk memperoleh keteguhan hati dan diterangkan pikiran, terumata saat masa-masa sulit melanda.

Baca juga: Ini Doa Dibacakan Rasulullah saat Bangun Tidur, Banyak Hikmah di Dalamnya

Misalnya diambil dari ‘Majmu' Syarif’ atau kumpulan amalan doa. "Yang biasa dipakai untuk memudahkan sebagian umat Islam, agar lebih mudah dan ringan ketika beramal atau berdoa," katanya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Salah satu doa pikiran terang yang bisa dibaca selesai sholat, yaitu:

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ لِيْ نُوْرًا فِيْ قَلْبِيْ، وَنُوْرًا فِيْ قَبْرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ سَمْعِيْ، وَنُوْرًا فِيْ بَصَرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ شَعْرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ بَشَرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ لَحْمِيْ، وَنُوْرًا فِيْ دَمِيْ، وَنُوْرًا فِيْ عِظَامِيْ. وَنُوْرًا مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَنُوْرًا مِنْ خَلْفِيْ، وَنُوْرًا عَنْ يَمِيْنِيْ، وَنُوْرًا عَنْ شِمَالِيْ، وَنُوْرًا مِنْ فَوْقِيْ، وَنُوْرًا مِنْ تَحْتِيْ. اَللّٰهُمَّ زِدْنِيْ نُوْرًا، وَاَعْطِنِيْ نُوْرًا، وَاجْعَلْ لِيْ نُوْرًا، وَاجْعَلْنِيْ نُوْرًا

Allāhummaj‘al lī nūran fī qalbī, wa nūran fī qabrī, wa nūran fī sam‘ī, wa nūran fī basharī, wa nūran fī sya‘rī, wa nūran fī basyarī, wa nūran fī lahmī, wa nūran fī damī, wa nūran fī ‘izhāmī, wa nūran min bayni yadayya, wa nūran fī khalfī, wa nūran ‘an yamīnī, wa nūran ‘an syimālī, wa nūran min fawqī, wa nūran min tahtī. Allāhumma zidnī nūrā. Wa a‘thinī nūrā. Waj‘al lī nūrā. Waj‘alnī nūrā.

 

Artinya: "Ya Allah jadikanlah cahaya pada hatiku, kuburku, pendengaranku, penglihatanku, rambutku, kulitku, dagingku, darahku, tulang-tulangku, di hadapanku, belakangku, sisi kananku, sisi kiriku, sisi atasku, dan pada sisi bawahku. Ya Allah tambahkanlah cahaya bagiku. Berikanlah cahaya kepadaku. Jadikanlah cahaya bagiku. Jadikanlah diriku bercahaya"

 

Ia melanjutkan, sebagian doa yang terkandung tidak bisa seluruhnya disandarkan kepada sanad Nabi. Sebab belum ditemukan secara spesifik riwayat hadist mengenai doa tersebut.

"Namun tak ditemukan dalam hadits bukan berarti terlarang. Sebab pada dasarnya redaksi kalimat doa bersifat fleksibel, alias tak terpaku pada susunan tertentu asalkan makna dan isinya positif," ujar Ainul.

Selain itu, doa pikiran terang ini dapat dibaca ketika sedang dihadapkan dengan situasi yang tak nyaman.

Dan dengan membaca doa pikiran terang ini, maka diharapkan dapat membuka jalan atas semua kegelisahan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini